Header Ads

Anak Abah Rojab bantah praktik perdukunan di Petilasan Dampu Awang

Anak Abah Rojab bantah praktik perdukunan di Petilasan Dampu Awang - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Anak Abah Rojab bantah praktik perdukunan di Petilasan Dampu Awang, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Anak Abah Rojab bantah praktik perdukunan di Petilasan Dampu Awang
link : Anak Abah Rojab bantah praktik perdukunan di Petilasan Dampu Awang

Baca juga


Anak Abah Rojab bantah praktik perdukunan di Petilasan Dampu Awang

Merdeka.com - Anak dari Abah Rojab, Toha membantah bila ada praktik perdukunan di Petilasan Dampu Awang yang dia buka di Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Indramayu. Menurut Toha, petilasan Dampu Awang dibangun oleh dirinya dan Abah Rojab. Saat peresmian tapak tilas Syech Dampu Awang disaksikan oleh ulama, kiai juga tokoh ketua Torikoh Sadarih Indramayu.

"Kalau dikatakan dukun, saya sebagai anak tidak terima, itu tidak benar. Dikatakan tak ada buktinya Syeh Dampu pernah di situ seperti dikatakan masyarakat bernama Irwanto. Itu sampai sekarang dinamakan tanah negara. Walaupun satu meter persegi ada gundukan dalam tanah peninggalan Syeh Dampu Awang berukuran 24x45 cm," ujar Toha kepada merdeka.com, Rabu (14/6).

Menurut Toha, di lokasi yang dia klaim sebagai petilasan Syech Dampu Awang itu dulunya ada bekas pembakaran bata. Tumpukan bata merah itu pernah diangkut tiga truk tetapi tidak muat.



Petilasan Dampu Awang ©2017 Merdeka.com


"Di situ dulu namanya tumangan bata. Ini cerita legendaris turun temurun cerita rakyat Syech Dampu Awang mau buat Pasar Batavia dan Istana di situ," ujarnya.

Soal tamu yang membawa berbagai barang saat mendatangi Mbah Fanani di petilasan Dampu Awang hal itu adalah sedekah. "Mereka bersedekah berharap barokah dari Mbah Fanani. Itu ingin bahagiakan Syech Fanani masa dibilang persembahan, tidak benar itu," ujarnya.

Soal sumur yang ada di petilasan, Toha juga tetap mengklaim bahwa itu adalah peninggalan Syech Dampu Awang. Meski warga sekitar mengatakan dahulu tidak pernah ada sumur itu.

"Sumur dibilang bikinan itu tidak benar. Saya ini mencari peninggalan bersejarah sumur peninggalan Syech (Dampu Awang)," ujarnya.



Petilasan Dampu Awang ©2017 Merdeka.com


Soal Abah Rojab yang dikatakan sebagai dukun royal (centil) Toha juga membantahnya. "Rojab dukun genit, centil itu tidak benar sama sekali," katanya.

Toha keberatan atas terbitnya tulisan di merdeka.com dengan judul Praktik perdukunan di balik hilangnya Mbah Fanani. Berita ini sebagai hak jawab dari pihak Abah Rojab atas terbitnya berita tersebut di atas. [hhw]

Sumber: merdeka.com


Demikianlah Artikel Anak Abah Rojab bantah praktik perdukunan di Petilasan Dampu Awang

Sekianlah artikel Anak Abah Rojab bantah praktik perdukunan di Petilasan Dampu Awang kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Anak Abah Rojab bantah praktik perdukunan di Petilasan Dampu Awang dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/anak-abah-rojab-bantah-praktik.html
Powered by Blogger.