Header Ads

Cara Sehat dari Layar Kaca

Cara Sehat dari Layar Kaca - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Cara Sehat dari Layar Kaca, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Cara Sehat dari Layar Kaca
link : Cara Sehat dari Layar Kaca

Baca juga


Cara Sehat dari Layar Kaca


BANYAK acara di televisi yang memberi pengaruh positif bagi masyarakat. Enaknya, di era teknologi komunikasi yang berkembang demikian pesat seperti saat ini, acara-acara itu bisa dengan mudah diakses kembali melalui youtube. Salah satunya adalah tentang kesehatan dengan cara mengelola pola dan menu makan, serta pikiran.


Dua selebritis berikut mendapat respons”wow” ketika tampil ditelevisi dengan perubahan mengejutkan berkait dengan tubuh dan kesehatan mereka. Yang pertama adalah Tya Subiakto, seorang musisi, komposer, pencipta lagu. Dia tampil di acara ”Sarah Sechan” NETTV, dengan tubuh barunya (lihat: https://www.youtube. com/watch?v=XMTq9x47ddM). Perubahan itu ia mulai ketika ia tidak dapat berdiri dari duduknya, setelah meeting di kantornya. Bobotnya 92 kg saat itu.


Pekerjaannya banyak duduk di studio, dan kebiasaan ngemil makanan camilan, membuat bobotnya melambung. Ibunya segera membawanya ke dokter. Dan, dokter menyarankan nya untuk menghindari gorengan, minyak, dan santan. Dia sendiri menembahi daftar larangan tidak makan nasi dan gula, karena sejarah keluarganya ada pernah kena diabetes. Apa yang dilakukannya?


Setiap pagi, Tya minum perasan satu buah lemon. Setelah itu minum tiga gelas air putih. Tya juga menyiapkan lima gelas jus dari buah yang berbeda untuk dikonsumsi. Siang hingga sore makan biasa, asal tidak gorengan. Bisa rebus, kukus, atau maksimal bakar. Tidak ada nasi ataupun makanan yang berkandungan gula. Malam hari, tidak ada lagi camilan gorengan.


Ia menggantinya dengan buah-buahan, jika memang ingin ngemil. Pola ini ia terapkan dengan disiplin yang tinggi.” Tidak mudah, dan tidak selalu berhasil,” katanya.


Tapi ia terus kembali mencoba ketiga gagal. Dalam waktu 1,5 tahun, bobot tubuhnya berkurang 40 kg. Saat ini pada kisaran stabil 52 kg. Tubuhnya pun terasa lebih sehat. Kulitnya lebih kencang dan lebih terang. Rambutnya pun lebih lebat dan kuat, tidak mudah rontok. Olahraga? Ya. Tapi bukan yang beratberat. Hanya yoga dan peregangan saat di kantor atau di rumah.”Olah raga menjadikan kulit terasa lebih kencang.”


Awalnya Adalah Pikiran


Cerita kurang lebih serupa datang dari Dewi Huges, seorang motivator, presenter dan hipnoterapis. Apa yang dia lakukan diceritakannya lewat salah satu acara di CNN-Indonesia TV (lihat: https://www.youtube. com/watch?v=3jyFJCSEvVo). Ketika bobot tubuhnya mencapai 150 kg, berulang kali dia terserang sakit di punggungnya.


Solusinya adalah pain killer (suntikan penghilang rasa sakit). ”Tetapi ada satu masa, pain killer itu tidak mempan untuk mengobati sakit saya.” Maka harus ada cara lain. Yang dia pikirkan adalah menghipnosis diri sendiri untuk berdisiplin menjalan diet yang dia rencanakan. Selain sakit di punggungnya yang tak kunjung sembuh, niat itu sebenarnya dipicu juga oleh komentar orang tua dari pasien penyembuhan dengan hipnosis yang dia lakukan. ”Bu Huges telah sukses menghipnosis anak saya untuk sembuh. Seharusnya ibu juga bisa menghipnosis diri sendiri untuk lebih langsing,” kata Huges menirukan orang tua pasiennya.


Sedikit sakit hati juga dengan komentar itu. Tapi dia tak melihat ada yang salah. Dan, ia harus berterima kasih. Maka, Dewi Huges berusaha menerapi dirinya sendiri. Dia menamakan pola itu sebagai diet kenyang. Dasarnya, Huges suka makan. Dan dia tidak membiarkan tubuhnya untuk lapar.


Dia selalu memberi asupan tubuhnya setiap dua jam. Bedanya, yang dikonsumsi bukan lagi makanan yang tinggi gula dan lemak, melainkan buah-buahan, sayuran dan air putih.


Kalau bisa, sekali konsumsi, satu buah semangka, atau enam buah tomat, atau enam buah apel. Jika cuma satu apel atau satu tomat, tidak efektif. Huges juga menjauhi gorengan, gula, nasi, dan sedapat mungkin menghindari juga makanan olahan. Rasa manis didapat dari buah-buahan. Tapi yang terutama, menurutnya, semua berasal dari pikiran. Jika pikiran mengatakan makanan yang dikonsumsi enak, maka enak juga rasanya. Saat ini, baginya mengkonsumsi taouge, wortel, dan kol segar (tidak dimasak) adalah hal yang biasa. Bisa terasa sangat enak ketika pikiran kita kendalikan untuk merasakan enak.


Lihat, apa yang terjadi dengan Dewi Huges. Bobot tubuhnya turun 75 kg, dalam watku satu tahun. Ia merasa masih kurang ideal. Akan lebih sehat lagi kalau bisa mencapai 65 kg atau 60 kg, katanya. ”Penurunan berat badan bukanlah tujuan utama. Yang terutama adalah sehat. Bobot turun itu bonus,” katanya.


Dua kisah di atas menunjukkan, makanan menjadi faktor penting untuk menghadirkaßn kondisi tubuh yang lebih sehat dan lebih menarik. Pengelolaan makanan yang baik bisa menyingkirkan obesitas. Pertanyaannya, makanan macam apa? Kedua selebritis cantik itu menyebut-nyebut sayuran,buah-buahan, air putih. Sedapat mungkinn dikonsumsi dalam kondisi segar. Tidak diolah, alias raw food! (Anto Prabowo)


Comments

comments

Sumber: suaramerdeka.com


Demikianlah Artikel Cara Sehat dari Layar Kaca

Sekianlah artikel Cara Sehat dari Layar Kaca kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Cara Sehat dari Layar Kaca dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/cara-sehat-dari-layar-kaca.html
Powered by Blogger.