Duh, Baterai Lampu Lalu Lintas di 12 Lokasi Hilang
Judul : Duh, Baterai Lampu Lalu Lintas di 12 Lokasi Hilang
link : Duh, Baterai Lampu Lalu Lintas di 12 Lokasi Hilang
Duh, Baterai Lampu Lalu Lintas di 12 Lokasi Hilang
Dia mengungkapkan, semua ini berkat laporan masyarakat yang mengeluh karena APILL sering tak berfungsi. Setelah tim Dishub turun ke lapangan, faktanya APILL tidak bekerja bukan hanya akibat pemadaman listrik. Namun, karena baterai yang berfungsi sebagai cadangan listrik lenyap.
Kasus serupa juga terjadi di beberapa titik APILL lainnya. Tercatat, pencuri menggondol baterai APILL di 12 lokasi yang tersebar di Kota Minyak. Di antaranya Kebun Sayur, Rapak, Balikpapan Baru, Korpri, Kilometer 3, dan sebagainya. Sudirman menuturkan, hal yang sama sebelumnya juga terjadi di Samarinda beberapa pekan yang lalu.
Akibat pencurian ini, mau tidak mau, APILL berhenti beroperasi ketika terjadi pemadaman listrik. Sebelumnya, penggunaan baterai tersebut berfungsi untuk menggantikan listrik saat padam. Kekuatan baterai mampu bertahan selama 3-4 jam. Sehingga APILL masih tetap dapat berfungsi walaupun tidak ada sambungan listrik yang mengalir. Dia sendiri belum dapat berspekulasi mengapa pencuri mengincar baterai tersebut.
“Padahal baterai ini tidak bisa mereka manfaatkan untuk hal lain, bentuknya seperti aki. Namun tetap saja, kejadian ini mengganggu kinerja APILL. Kalau listrik padam otomatis langsung tidak bisa bekerja. Sementara ini belum ada baterai yang mem-backup listrik itu,” katanya.
Dia menambahkan, satu unit baterai berharga sekitar Rp 600-800 ribu. Di mana, setiap titik bisa membutuhkan 2-3 baterai untuk mampu menyalakan beberapa tiang lampu merah sekaligus. Namun, jumlah kebutuhan juga bergantung dari besarnya kapasitas baterai. Sementara ini, baterai APILL masih dalam tahap pengadaan. Dia pun berencana untuk memperkuat pengamanan baterai agar kejadian sama tak terulang.
Sudirman mengaku, pihaknya turut lepas pengawasan akibat CCTV yang memantau APILL masih rusak. Tepatnya mengalami kerusakan di bagian konektor. Jaringan fiber optic tersebut rusak akibat galian pelebaran jalan dan drainase. Sementara ini, CCTV masih dalam perbaikan. Dari 15 titik CCTV, hanya 5 yang dapat berfungsi kembali.
Selain itu, secara teknis CCTV yang ada saat ini berputar 360 derajat. Sehingga tidak bisa memantau dengan fokus pada satu tempat. Tahun ini, Dishub berencana untuk memasang kamera fix di setiap sudut persimpangan untuk menambah kemudahan pengawasan.
“Kalau misalnya berada di simpang empat berarti ada empat kamera fix. Jadi, kamera itu khusus menghadap ke satu titik tertentu. Lalu, ditambah satu CCTV 360 derajat yang bisa kami kendalikan dari kantor,” tuturnya. (*/gel/rsh/k15/fab/JPG)
Demikianlah Artikel Duh, Baterai Lampu Lalu Lintas di 12 Lokasi Hilang
Anda sekarang membaca artikel Duh, Baterai Lampu Lalu Lintas di 12 Lokasi Hilang dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/duh-baterai-lampu-lalu-lintas-di-12.html
Post a Comment