Header Ads

Gelombang Tinggi Laut Selatan Merusak Warung Makan di Pantai Depok

Gelombang Tinggi Laut Selatan Merusak Warung Makan di Pantai Depok - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Gelombang Tinggi Laut Selatan Merusak Warung Makan di Pantai Depok, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Gelombang Tinggi Laut Selatan Merusak Warung Makan di Pantai Depok
link : Gelombang Tinggi Laut Selatan Merusak Warung Makan di Pantai Depok

Baca juga


Gelombang Tinggi Laut Selatan Merusak Warung Makan di Pantai Depok

Gelombang pasang kembali memicu abrasi pantai pesisir Bantul.


 
Solopos.com, BANTUL–Gelombang pasang kembali memicu abrasi pantai pesisir Bantul. Kali ini, gelombang setinggi 3 meter mengakibatkan satu bangunan rumah makan yang berada di Pantai Depok, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek rusak.


Seperti diketahui, gelombang pasang yang terjadi sejak sepekan terakhir, total menyebabkan delapan bangunan yang berada di tepi dua pantai berbeda, yakni Pantai Baru dan Pantai Depok.



Bahkan bukan tidak mungkin, dalam beberapa hari ke depan, pemilik bangunan di pesisir dua pantai tersebut harus tetap waspada lantaran peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY, gelombang tinggi setinggi 2-3 meter masih akan terjadi.


Dardi Nugroho, salah satu pemilik bangunan di Pantai Depok yang rusak akibat terjangan ombak menjelaskan, terjangan ombak itu terjadi pertama kali Jumat (16/6/2017) lalu.


Selanjutnya, ombak tinggi terus terjadi hingga menerpa batas terluar bangunannya. Akibatnya, bangunan rumah makan Salsabilla miliknya pun mengalami kerusakan, terutama di bagian teras yang langsung menghadap ke laut. “Kalau puncaknya, terjadi Sabtu [17/6/2017] lalu,” katanya.


Akibat kerugian itu, Dardi mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Terlebih, abrasi justru terjadi di momentum jelang liburan seperti ini. “Biasanya, saat liburan seperti ini, pendapatan saya bisa meningkat berkali-kali lipat. Apalagi sebentar lagi Lebaran,” gerutunya.


Meski begitu, Dardi menyadari bahwa hal itu adalah resiko yang bisa ia alami sewaktu-waktu. Ia tak menampik, mendirikan bangunan yang terlalu menjorok ke laut tidak dibenarkan.


Sebagai tindakan pencegahan, ia dan pemilik bangunan lainnya telah membangun bronjong yang dibuat dari karung plastik berisi pasir. Namun, derasnya terjangan ombak, benteng bronjong itu pun tak mampu bertahan lama. “Saya akui, saya sendiri yang salah. Mau bagaimana lagi,” tambahnya.


Dampak terjangan gelombang itu, tahun ini ternyata mengalami pergeseran. Jika di tahun lalu, dampak abrasi banyak menimpa bangunan yang berada di sisi timur Posko SAR, kali ini justru bergeser di sisi baratnya.


“Semua rumah makan seafood saat langsung berhadapan dengan gelombang. Satu tahun yang lalu dengan gelombang pasang tertinggi jaraknya masih 100-an meter,” kata Nunik, pemilik bangunan yang juga berada di sekitar Pantai Depok.

<!---->
lowongan kerja
lowongan kerja PT.MATARAM MANDIRI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
<!--
--> Sumber: solopos.com


Demikianlah Artikel Gelombang Tinggi Laut Selatan Merusak Warung Makan di Pantai Depok

Sekianlah artikel Gelombang Tinggi Laut Selatan Merusak Warung Makan di Pantai Depok kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Gelombang Tinggi Laut Selatan Merusak Warung Makan di Pantai Depok dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/gelombang-tinggi-laut-selatan-merusak.html
Powered by Blogger.