Golkar Lobi Pemerintah Agar Tak Tarik Diri dari Pembahasan RUU Pemilu
Judul : Golkar Lobi Pemerintah Agar Tak Tarik Diri dari Pembahasan RUU Pemilu
link : Golkar Lobi Pemerintah Agar Tak Tarik Diri dari Pembahasan RUU Pemilu
Golkar Lobi Pemerintah Agar Tak Tarik Diri dari Pembahasan RUU Pemilu
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi Golkar akan melobi pemerintah agar tidak menarik diri dari pembahasan RUU Pemilu.
Pemerintah melalui Mendagri Tjahjo Kumolo sampai saat ini mempertahankan usulan ambang batas pencalonan presiden atau presidential treshold di angka 20-25 persen.
"Ya kita tidak bisa mengatasi pemerintah. Kita tentu akan lobi jangan sampai menarik diri," kata Ketua Fraksi Golkar Robert Kardinal di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/6/2017).
Robert mengatakan lobi-lobi antar fraksi dengan pemerintah terus dilakukan terkait lima isu krusial yang belum dilakukan.
Lobi-lobi dilakukan agar RUU Pemilu itu diputuskan tidak melalui voting.
"Oh lobi jalan terus. Kalau politik itu lobi terus, pagi malam siang juga. Ada kalau lagi mau sahur, pagi juga saling telepon gimana nih? Ada. Dengan ketemu buka puasa bersama, satu lobi juga. Kita komunikasi lobi terus," kata Robert.
Robert masih mengingingkan RUU Pemilu diputuskan secara musyawarah mufakat meskipun voting bukanlah hal tabu.
Selain itu, Robert menuturkan Fraksi Golkar mendukung usulan pemerintah terkait presidential treshold sebesar 20-25 persen.
Alasannya, untuk menyaring agar calon-calon presiden lebih berkualitas.
"Kita memilih bupati saja ada thresholdnya. Masa presiden enggak makai threshold," katanya.
Jika tidak ada ambang batas, calon presiden jumlahnya menjadi tidak terbatas.
Sumber: Tribunnews.comDemikianlah Artikel Golkar Lobi Pemerintah Agar Tak Tarik Diri dari Pembahasan RUU Pemilu
Anda sekarang membaca artikel Golkar Lobi Pemerintah Agar Tak Tarik Diri dari Pembahasan RUU Pemilu dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/golkar-lobi-pemerintah-agar-tak-tarik.html
Post a Comment