Header Ads

H+2, Lima Korban Laka Tewas

H+2, Lima Korban Laka Tewas - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul H+2, Lima Korban Laka Tewas, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : H+2, Lima Korban Laka Tewas
link : H+2, Lima Korban Laka Tewas

Baca juga


H+2, Lima Korban Laka Tewas

Kejadian bermula ketika mobil Daihatsu Terios Nopol S 1518 PF yang dikemudikan Ahmad Sutikno, 45, asal Dusun Grogol, Desa Dukuh Ngarjo, Kecamatan Jatirejo, melaju dari arah selatan atau dari Jatirejo menuju Trowulan. Sesampainya di Dusun Lengkong, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, terdapat penyempitan jalan

Kondisi itu menyusul adanya perbaikan jembatan Lengkong yang belum selesai. Diduga karena tidak mengenal medan, mobil mengalami selip dan terjadi kecelakaan tunggal. ’’Mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan mengalami hilang kendali atau selip dan oleng ke kanan,’’ ujarnya. Kemudian, mobil menabrak sebuah pagar rumah warga hingga mengalami rusak parah.

Suwarso mengatakan, saat kejadian, di dalam mobil terdapat dua penumpang. Yakni, Dina Afifah, 35, dan Satinah, 65, itu menabrak pagar rumah salah seorang warga. ’’Dalam kendaraan tersebut ada tiga orang, sopir dan dua penumpang yang masih satu keluarga,’’ terangnya. Akibatnya, dua orang meninggal di lokasi kejadian. Yaitu, Ahmad Sutikno dan Dina Afifah. ’’Infonya, korban yang meninggal suami-istri,’’ paparnya. Sedangkan, Sutinah harus dilarikan ke UGD RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, karena menderita luka berat.

Sekitar 1 jam berselang, kecelakaan maut juga terjadi di Jalan Ir Sutami, Kecamatan Mojosari. Tepatnya di simpang empat Desa Awang-awang. Kecelakaan yang melibatkan mobil Avanza Nopol S 1952 ER dengan motor Yamaha Crypton Nopol S 5163 RH ini juga menewaskan pasangan suami-istri (pasutri). Kanit Laka Polres Mojokerto, Ipda Bachtiar Arifin, menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 4.00 dini hari (27/6) kemarin.

Awalnya, mobil Avanza yang dikemudiakan M. Afandi melaju dari arah barat atau dari arah Desa Belahantengah menuju Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging. Saat bersamaan, dari arah Mojosari (utara) melaju sebuah motor Yamaha Crypton Nopol S 5163 RH yang dikemudikan Paidan warga Desa Randuharjo, Kecamatan Pungging yang membonceng istrinya, Saniah, melaju ke arah Pacet. ’’Saat di TKP (simpang Awang-awang, red) kedua kendaraan kurang antisipasi sehingga terjadi kecelakaan,’’ terangnya.

Saat kejadian, traffic light di simpang Awang-Awang dalam keadaan stand by atau hanya menyala lampu kuning, tanda hati-hati. Dari kejadian tersebut, Paidan diketahui meninggal di lokasi kejadian, sedangkan istrinya, Saniah, harus dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari. Namun, karena luka parah yang dialami, Saniah mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan. ’’Suami istri meninggal dunia,’’ terangnya.

Sementara itu, Joni, 64, saksi mata, menjelaskan, mobil melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Setelah terlibat kecelakaan, mobil Avanza Nopol S 1952 ER juga oleng ke jalur kanan jalan dan baru berhenti usai menabrak sebuah pos pantau Lebaran Polres Mojokerto. ’’Untung saat itu tidak ada petugas jaga,’’ paparnya.

Dia menjelaskan, di dalam mobil ada empat orang. Mereka merupakan warga Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Rombongan berniat pulang setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri ke rumah keluarganya di Bojonegoro. ’’Semuanya hanya mengalami luka ringan saja,’’ terangnya. Sekitar dua jam berselang, kecelakaan yang menyebabkan pengendara tewas kembali terjadi. Kali ini berada di Jalur Bypass, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Donny Dwija Romasa, mengatakan, kejadian laka lantas terjadi sekitar 06.15.

Kejadian itu berawal ketika pengendara motor Honda Beat Nopol AG 4569 XT, yakni Sukarji, 38, asal Dusun Babadan, Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kediri, hendak naik ke bahu jalan di Bypass Mojokerto dari arah Surabaya. ’’Berdasarkan keterangan saksi, saat korban (Sukarji) naik ke bahu jalan itu, entah kurang hati-hati atau terpeleset, akhirnya motor dan pengendara jatuh ke sebelah kanan,’’ terangnya.

Nahas bagi Sukarji, dari belakang, melaju sebuah truk tangki Pertamina LPG (liquid petroleum gas) Nopol AE 8620 US yang dikemudiakan Supriyono, 34, asal Dusun Krajan, Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung. Kecelakaan pun tidak bisa terhindarkan, dan akhirnya terlindas ban sebelah kiri truk tangki. ’’Korban seorang diri, dan langsung meninggal di lokasi kejadian,’’ paparnya.

Donny mengatakan, hingga kemarin, sopir dan kendaraan masih diamankan di Mapolresta Mojokerto untuk penyidikan lebih lanjut. ’’Sopir kita amankan untuk kita mintai keterangan,’’ tandasnya. Sedangkan korban langsung dilakukan evakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo. ’’Keluarga korban juga sudah kita hubungi,’’ pungkasnya. (ram/abi/JPG)

Sumber: jawapos.com


Demikianlah Artikel H+2, Lima Korban Laka Tewas

Sekianlah artikel H+2, Lima Korban Laka Tewas kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel H+2, Lima Korban Laka Tewas dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/h2-lima-korban-laka-tewas.html?m=0
Powered by Blogger.