Header Ads

Investasi di China Melambat meski Produksi Pabrik Naik

Investasi di China Melambat meski Produksi Pabrik Naik - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Investasi di China Melambat meski Produksi Pabrik Naik, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Investasi di China Melambat meski Produksi Pabrik Naik
link : Investasi di China Melambat meski Produksi Pabrik Naik

Baca juga


Investasi di China Melambat meski Produksi Pabrik Naik

BEIJING - Produksi pabrik dan penjualan ritel di China pada Mei mengalami kenaikan, namun investasi justru melambat. Hal ini mempekuat pandangan bahwa ekonomi terbesar kedua di dunia ini segera mulai kehilangan beberapa momentum karena kenaikan biaya pinjaman dan pasar properti yang melambat.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (14/6/2017) kekhawatiran global tentang China telah kembali muncul sejak lembaga pemeringkat Moody's Investors Service menurunkan peringkat kredit China pada bulan lalu. Di mana, mereka memperkirakan kekuatan keuangan negara tersebut akan terkikis dalam beberapa tahun mendatang karena pertumbuhan melambat dan utang terus meningkat.

Namun, sebagian besar analis memprediksi hanya sedikit kehilangan momentum dalam beberapa bulan mendatang, terutama karena pemerintah sangat ingin mempertahankan stabilitas pasar ekonomi dan keuangan menjelang perombakan kepemimpinan politik utama di musim gugur.

Data Mei yang dirilis pada hari ini tampaknya memperkuat pandangan konsensus tersebut, dengan produksi pabrik dan penjualan ritel yang solid, dan hanya sedikit mengalami penurunan investasi.

Meski demikian, investasi properti dan konstruksi menunjukkan perlambatan yang jauh lebih tajam setelah beberapa langkah pemerintah dalam beberapa bulan terakhir. Produksi pabrik di China naik 6,5% pada Mei dari tahun sebelumnya, data biro statistik menunjukkan pada hari ini.

Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan produksi pabrik akan tumbuh 6,3% pada Mei, sedikit di bawah dari April yang sebesar 6,5%. Namun, untuk saat ini aktivitas manufaktur masih tampak didukung oleh ledakan konstruksi sepanjang tahun yang didorong oleh fasilitasi infrastruktur pemerintah dan pasar properti yang memanas.

Pertumbuhan investasi aset tetap melambat menjadi 8,6% dalam lima bulan pertama tahun ini. Diperkirakan akan turun menjadi 8,8% dari 8,9% pada Januari-April. Pertumbuhan investasi swasta melambat menjadi 6,8% pada periode Januari-Mei dari 6,9% dalam empat bulan pertama.

Hal tersebut menunjukkan sedikit melemahnya minat sektor swasta untuk berinvestasi sebagai perusahaan swasta kecil dan menengah. Masih menghadapi tantangan dalam mengakses pembiayaan. Investasi swasta menyumbang sekitar 60% dari keseluruhan investasi di China.

Penjualan ritel lebih optimistis dengan naik 10,7% pada Mei dari tahun sebelumnya, tidak berubah dari April dan di atas ekspektasi analis yang memprediksi adanya kenaikan 10,6% karena perlambatan penjualan mobil.

Penjualan kendaraan di China pada Mei membukukan penurunan back-to-back pertama mereka sejak 2015 setelah pemerintah menurunkan insentif pajak yang mendorong penjualan dan penjualan mobil tahun lalu.

(izz)

Sumber: sindonews.com


Demikianlah Artikel Investasi di China Melambat meski Produksi Pabrik Naik

Sekianlah artikel Investasi di China Melambat meski Produksi Pabrik Naik kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Investasi di China Melambat meski Produksi Pabrik Naik dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/investasi-di-china-melambat-meski.html
Powered by Blogger.