Jelang Pergantian, Muliaman Curhat soal Awal Berdirinya OJK
Judul : Jelang Pergantian, Muliaman Curhat soal Awal Berdirinya OJK
link : Jelang Pergantian, Muliaman Curhat soal Awal Berdirinya OJK
Jelang Pergantian, Muliaman Curhat soal Awal Berdirinya OJK
JAKARTA - Muliaman Hadad akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun ini. Pada masa akhir jabatannya, Muliaman pun memiliki sejumlah cerita menarik selama menjabat sebagai Ketua OJK periode 2012-2017.
Salah satunya tentang Peraturan OJK yang telah banyak diterbitkan. Seperti diketahui, POJK selama ini selalu identik dengan aturan terkait industri keuangan.
BERITA REKOMENDASI
Siapa sangka, ternyata POJK yang keluar pertama kali bukanlah tentang aturan yang menyangkut industri keuangan. Aturan pertama yang keluar adalah masalah rapat yang kala itu belum diatur sama sekali.
"Lalu ada POJK Nomor 1 adalah tentang tata tertib rapat. Lalu ada aturan terkait pembagian tugas dewan komisioner," jelasnya di Kantor Pusat OJK, Jakarta, Senin (12/6/2017).
Setelah itu, terdapat juga aturan lainnya tentang sistem organisasi di OJK. Hal ini pun menjadi kenangan tersendiri bagi Muliaman.
"Kita datang dari dua sumber mata air, 1.200 orang BI, 800 orang Bapepam. Kita gabung, tapi belum ada golongan kepegawaian. Sehingga kita susun aturan baru, tidak ikut BI, tidak ikut Kementerian Keuangan. Kita ambil dari sana sebagian dari sini sebagian," jelasnya.
Saat ini, OJK pun telah memiliki beberapa perwakilan di daerah. OJK juga menjadi salah satu lembaga yang diminati banyak pencari kerja. Tak hanya itu, OJK juga berhasil mengembangkan program inklusi keuangan yang mengalahkan India dan Pakistan.
"Lalu kita jadikan kantor OJK di seluruh Tanah Air yang fokus pada tenaga pengawas bank. Kalau saat ini sudah berbeda. Saya berikan ucapan terima kasih baik di pusat atau daerah yang semangat untuk bawa organisasi baru di tengah keterbatasan. Saat ini ada 4.000 orang pegawai OJK, sudah banyak orang baru dibandingkan orang BI atau Kemenkeu. Lebih banyak pendatang dari orang asli. Terakhir ada 120 ribu pendaftar untuk 400 posisi," jelasnya.
Ketua DK OJK pun memiliki harapan untuk pimpinan OJK periode 2017-2022. Menurut Muliaman, pimpinan OJK yang baru dapat merespons perubahan dengan lebih cepat.
"Di bawah kepemimpinan baru kita harap lebih cepat jalannya karena tantangan semakin berat," tutupnya.
Sumber: okezone.comDemikianlah Artikel Jelang Pergantian, Muliaman Curhat soal Awal Berdirinya OJK
Anda sekarang membaca artikel Jelang Pergantian, Muliaman Curhat soal Awal Berdirinya OJK dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/jelang-pergantian-muliaman-curhat-soal.html
Post a Comment