Header Ads

Kakak Beradik Atlet Gulat, Jago Banting dan Modeling, Berawal dari Iming-Iming HP

Kakak Beradik Atlet Gulat, Jago Banting dan Modeling, Berawal dari Iming-Iming HP - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kakak Beradik Atlet Gulat, Jago Banting dan Modeling, Berawal dari Iming-Iming HP, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kakak Beradik Atlet Gulat, Jago Banting dan Modeling, Berawal dari Iming-Iming HP
link : Kakak Beradik Atlet Gulat, Jago Banting dan Modeling, Berawal dari Iming-Iming HP

Baca juga


Kakak Beradik Atlet Gulat, Jago Banting dan Modeling, Berawal dari Iming-Iming HP

Suatu ketika Natali diberi iming-iming hadiah. Natali pun akhirnya bersedia. Hadiah itu berupa handphone (HP) yang sudah diidamkannya. Sayangnya, HP tersebut harus ditebus dengan gelar juara I di ajang kejuaraan daerah (kejurda). Karena sudah kepingin, Natali akhirnya bersedia berlatih dan mengikuti ajang gulat pertamanya.

Latihan untuk menuju kejurda berlangsung selama tiga bulan. Karena Natali baru berusia 7 tahun, latihannya pun tidak begitu berat. Sang ayah biasanya mengajarkan teknik-teknik sederhana. Misalnya, ambilan kaki dan tarikan leher atau kepala. Sebetulnya, untuk anak seusia Natali, teknik itu tergolong terlalu dini untuk dikuasai.


PEREGANGAN: Oktaviani Wahyu Putri Rahmadhani (kiri) dan adiknya Natalia Wahyu Putri kakak beradik yang pawai bermain gulat sejak usia dini saat berlatih digedung Gulat Koni Surabaya.
(Dipta Wahyu/Jawa Pos/JawaPos.com)

Demi hadiah handphone, si kecil Natalimelahap semua menu latihan. Dia pun berlaga di Kejurda 2017 yang berlangsung di Malang. Dia berhasil menyabet juara III di Malang. Hasil yang membanggakan untuk hasil latihan yang hanya tiga bulan.

Hadiah HP dari orang tua memang gagal didapat karena Natali hanya dapat juara III. Natali pun sedih. ’’Iya, nggak jadi dapat HP,” gerutunya. Namun, prestasi pertamanya itu justru menjadi awal kecintaan Natali pada gulat. Kini, ketika ditanya apakah ingin terus bergulat, dia langsung mengangguk yakin sambil tersenyum. ’’Mau soalnya suka,” katanya malu-malu.

Kini, Natali tidak perlu lagi dipaksa berlatih gulat. Latihan selama lima kali seminggu itu dilakoninya dengan senang hati. Meski, dia mengakui beberapa kali sempat malas berlatih. Maklum, namanya juga masih kecil. Namun, lebih jauh, dia sudah mengetahui apa yang menjadi cita-citanya sehingga mau berlatih gulat. ’’Aku mau jadi tentara,” ucapnya. (kik/c7/jan)

Sumber: jawapos.com


Demikianlah Artikel Kakak Beradik Atlet Gulat, Jago Banting dan Modeling, Berawal dari Iming-Iming HP

Sekianlah artikel Kakak Beradik Atlet Gulat, Jago Banting dan Modeling, Berawal dari Iming-Iming HP kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kakak Beradik Atlet Gulat, Jago Banting dan Modeling, Berawal dari Iming-Iming HP dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/kakak-beradik-atlet-gulat-jago-banting.html?m=0
Powered by Blogger.