Kejar Target, Iraq Gempur Kota Tua
Judul : Kejar Target, Iraq Gempur Kota Tua
link : Kejar Target, Iraq Gempur Kota Tua
Kejar Target, Iraq Gempur Kota Tua
”Ini menjadi masa yang paling mengerikan bagi 100 ribu penduduk yang belum bisa meninggalkan Kota Tua. Mereka akan terjebak dalam pertempuran paling sengit,” ungkap jubir International Rescue Committee (IRC). Sebulan terakhir, sejak ISIS kian terdesak, penduduk Kota Tua hidup bagaikan sandera. Mereka tidak berani keluar rumah karena takut ditangkap dan dijadikan tameng hidup.
Padahal, bertahan di dalam rumah yang tidak teraliri listrik dan air bersih bukanlah pilihan menyenangkan. Apalagi, persediaan makanan dan minuman juga tidak banyak. Dalam keterangan tertulisnya, PBB menyatakan bahwa tidak ada rumah sakit atau klinik kesehatan yang layak di sekitar Kota Tua Mosul. Karena itu, warga tidak bisa mendapatkan pertolongan dengan cepat dalam masa darurat.
”Aksi ini bakal menjadi babak terakhir misi pembebasan Mosul,” kata Letjen Abdul Ghani al Assadi, komandan unit elite Counter Terrorism Service (CTS) militer. Dalam aksi kali ini, koalisi di bawah komando AS bakal berfungsi sebagai pasukan pendukung. Tapi, selain beraksi dari udara, koalisi bakal terlibat aktif dalam pertempuran darat.
Al Assadi mengungkapkan, keberadaan warga sipil di salah satu area terpadat Mosul itu menjadi salah satu faktor pertimbangan militer dalam menyusun strategi tempur. Sejak akhir pekan, pasukan Iraq mengimbau warga sipil untuk berkemas. Sebisa mungkin, sebelum pertempuran menjadi sengit, pasukan Iraq bakal mengevakuasi warga yang mereka jumpai di sela misi tempurnya.
”Kami harap ribuan keluarga bisa mengungsi dari Kota Tua. Kami sudah siap mengevakuasi mereka dari garis depan pertempuran,” tegas Kolonel Salam Faraj, salah seorang penanggung jawab misi evakuasi warga sipil. Selama tiga pekan terakhir, ratusan warga sipil tewas di tengah bentrok pasukan Iraq dan ISIS. Terutama, saat pasukan Iraq berusaha merebut Masjid Al Nuri dari tangan ISIS.
”Kami akan tetap sangat berhati-hati demi menghindari jatuhnya korban sipil. Kami hanya akan menggunakan persenjataan yang ringan dan menengah di area permukiman,” ungkap Mayjen Maan Saadi, komandan lain CTS, dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah. Sayang, area permukiman pun tidak steril dari ISIS. Sebab, beberapa militan justru memilih bersembunyi di kawasan warga sipil.
Yang lebih parah, ISIS juga melancarkan berbagai aksi menarget warga sipil. Mulai aksi bom bunuh diri sampai penembakan oleh sniper alias penembak jitu. ”Para penembak jitu ISIS menarget warga sipil yang berusaha meninggalkan Kota Tua Mosul dengan berjalan kaki atau naik kapal melintasi Sungai Tigris. Itu bagian dari taktik mereka untuk menjadikan warga sipil sebagai tameng,” terang perwakilan PBB.
IRC menyatakan bahwa bangunan-bangunan kuno di Kota Tua Mosul juga menjadi ancaman serius bagi warga sipil yang masih bertahan di sana. Sebab, tiap kali terjadi ledakan, potensi gedung-gedung itu untuk roboh sangat tinggi. ”Tembok bangunan-bangunan tua itu sudah sangat rapuh. Jangankan bom, ledakan ranjau saja bisa membuat bangunannya ambruk,” kata jubir IRC.
Pasukan Iraq dengan dukungan koalisi sudah melancarkan operasi pembebasan Mosul selama sembilan bulan. Sempat terkendala cuaca buruk pada akhir tahun, misi antiteror yang dilancarkan pasukan gabungan (militer, polisi, dan paramiliter) itu sukses membebaskan wilayah timur Mosul dari ISIS pada Januari. Selanjutnya, operasi pembebasan itu fokus di sisi barat ibu kota Provinsi Nineveh tersebut.
Membebaskan wilayah barat memang jauh lebih sulit. Sebab, sejak lama, ISIS bercokol di kawasan tersebut. Terutama, di sekitar Masjid Al Nuri yang menjadi lokasi deklarasi Kalifah Islam oleh pentolan ISIS Abu Bakr al-Baghdadi. Semula, Iraq menargetkan seluruh kawasan Mosul bebas ISIS sebelum Ramadan. Namun, target itu meleset jauh karena perlawanan sengit ISIS. (AFP/Reuters/BBC/hep/c17/any)
Demikianlah Artikel Kejar Target, Iraq Gempur Kota Tua
Anda sekarang membaca artikel Kejar Target, Iraq Gempur Kota Tua dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/kejar-target-iraq-gempur-kota-tua.html
Post a Comment