Header Ads

Kerap Membawa Pekerjaan Kantor ke Rumah, Apa Dampaknya?

Kerap Membawa Pekerjaan Kantor ke Rumah, Apa Dampaknya? - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kerap Membawa Pekerjaan Kantor ke Rumah, Apa Dampaknya?, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kerap Membawa Pekerjaan Kantor ke Rumah, Apa Dampaknya?
link : Kerap Membawa Pekerjaan Kantor ke Rumah, Apa Dampaknya?

Baca juga


Kerap Membawa Pekerjaan Kantor ke Rumah, Apa Dampaknya?

TEMPO.CO, Jakarta - Apakah Anda kerap membawa pekerjaan kantor untuk dikerjakan di rumah? Atau, cukup mengerjakan pekerjaan kantor saat berada di kantor dan menjalani kehidupan pribadi saat berada di rumah?

Setiap orang memang memiliki cara yang berbeda dalam menangani pekerjaan. Semua itu tergantung pada kebutuhannya masing-masing. Namun, diketahui ada dua tipe orang berdasarkan cara memperlakukan pekerjaan. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Arielle Rogers, PhD, profesor psikologi dari Universitas Illinois Utara, Amerika Serikat.

“Mereka yang menetapkan batas-batas yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan di rumah adalah tipe segmenter. Sebaliknya, mereka yang memadukan keduanya adalah integrator,” ungkap Arielle.

Tipe segmenter menetapkan batas yang jelas antara kantor dan rumah sehingga jarang membawa pulang pekerjaan mereka. Sedangkan integrator lebih fleksibel, artinya dapat menjadikan rumah sebagai tempat bekerja. Bahkan tipe ini tak sungkan membicarakan soal pekerjaan di meja makan.

Arielle mengatakan, baik segmenter maupun integrator memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Mereka yang segmenter tidak mengalami stres atau kelelahan, karena waktu bekerja dan beristirahat telah diatur sedemikian rupa. Segmenter juga jarang berkonflik dengan keluarga atau lingkungan pekerjaan.

Integrator pun ada keuntungannya. Jika ada pekerjaan yang mendadak harus digarap di rumah, mereka mampu mengatasi masalah itu, tidak seperti segmenter yang mungkin akan kecewa dan kesal.

“Namun, bukan berarti integrator dapat terus-menerus membawa pekerjaan ke rumah karena tak dapat dipungkiri tekanan (pekerjaan) akan menyebabkan stres,” ungkap Arielle.

TABLOIDBINTANG

Berita lainnya:
Jatuh Cinta Selalu Posesif? Apa Dulu Zodiaknya
Ketika Si Dia Bosan, Intip Yuk 5 Alasannya
Wyl's Kitchen, Kenyamanan dan Kemewahan Khas Asia Ada Di Sini

Sumber: tempo.com


Demikianlah Artikel Kerap Membawa Pekerjaan Kantor ke Rumah, Apa Dampaknya?

Sekianlah artikel Kerap Membawa Pekerjaan Kantor ke Rumah, Apa Dampaknya? kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kerap Membawa Pekerjaan Kantor ke Rumah, Apa Dampaknya? dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/kerap-membawa-pekerjaan-kantor-ke-rumah.html
Powered by Blogger.