Header Ads

PENGEMIS TIBAN : Pengakuan Seorang Pengemis di Masjid Gedhe Kauman, dalam Sehari Bisa Meraup Rp70.000

PENGEMIS TIBAN : Pengakuan Seorang Pengemis di Masjid Gedhe Kauman, dalam Sehari Bisa Meraup Rp70.000 - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul PENGEMIS TIBAN : Pengakuan Seorang Pengemis di Masjid Gedhe Kauman, dalam Sehari Bisa Meraup Rp70.000, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : PENGEMIS TIBAN : Pengakuan Seorang Pengemis di Masjid Gedhe Kauman, dalam Sehari Bisa Meraup Rp70.000
link : PENGEMIS TIBAN : Pengakuan Seorang Pengemis di Masjid Gedhe Kauman, dalam Sehari Bisa Meraup Rp70.000

Baca juga


PENGEMIS TIBAN : Pengakuan Seorang Pengemis di Masjid Gedhe Kauman, dalam Sehari Bisa Meraup Rp70.000

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja sudah menjaring 15 gelandangan dan pengemis (gepeng) selama Ramadan


Solopos.com, JOGJA– Salah satu lokasi yang banyak ditemukan pengemis pada bulan Ramadan dan Lebaran ini adalah rumah ibadah. Dalam pantauan Harianjogja.com di Masjid Gedhe Kauman, Jumat siang pekan lalu, setidaknya ada lima orang pengemis yang berdiri di regol masjid sambil membawa wadah plastis tempat uang.


Beberapa jemaah yang keluar ada beberapa yang mememberikan uangnya kepada pengemis. Sumirah, 35, salah satu pengemis mengaku mulai mengemis sejak awal puasa lalu. Warga Ponorogo Jawa Timur ini sengaja datang ke Jogja untuk mengadu nasib awal tahun ini.


Awalnya Sumirah hanya mengumpulkan barang rongsokan yang memiliki nilai ekonimis, “Sejak awal puasa [mengemis] lumayan sehari kadang dapat Rp50.000 kadang Rp70.000. Lumayan buat mudik lebaran,” ucap Sumirah.


Ia mengaku pendapatannya tersebut jauh lebih banyak ketimbang mengumpulkan rongsokan.


Sementara itu, Pengurus Takmir Masjid Gedhe Kauman, Juju Inhari Edi mengatakan ada peningkatan jumlah pengemis di area masjid saat Ramadan ini dibanding hari-hari biasa. Selain Jumat siang, pengemis datang biasanya pada sore hari. Bahkan ia menemukan pengemis yang tidak mau dikasih nasi bungkus.


“Saya pernah menemukan pengemis bawa HP bagus, foto-foto depan masjid, bajunya juga tidak seperti pengemis, sorenya ternyata minta-minta di depan masjid,” kata Juju.

<!---->
lowongan kerja
lowongan kerja PBF di sukoharjo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
<!--
--> Sumber: solopos.com


Demikianlah Artikel PENGEMIS TIBAN : Pengakuan Seorang Pengemis di Masjid Gedhe Kauman, dalam Sehari Bisa Meraup Rp70.000

Sekianlah artikel PENGEMIS TIBAN : Pengakuan Seorang Pengemis di Masjid Gedhe Kauman, dalam Sehari Bisa Meraup Rp70.000 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel PENGEMIS TIBAN : Pengakuan Seorang Pengemis di Masjid Gedhe Kauman, dalam Sehari Bisa Meraup Rp70.000 dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/pengemis-tiban-pengakuan-seorang.html
Powered by Blogger.