Penghuni Lapas Nusakambangan Bertambah 1.000 Orang
Judul : Penghuni Lapas Nusakambangan Bertambah 1.000 Orang
link : Penghuni Lapas Nusakambangan Bertambah 1.000 Orang
Penghuni Lapas Nusakambangan Bertambah 1.000 Orang
SEMARANG, suaramerdeka.com – Kapasitas penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) di Pulau Nusakambangan bertambah seiring dengan adanya penambahan bangunan baru pada empat lapas. Yakni Batu, Besi, Kembang Kuning, dan Permisan. Bangunan baru berupa kamar-kamar untuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana itu telah diselesaikan pada 2016. Sedangkan realisasi penambahan penghuni secara bertahap pada tahun ini.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jateng, Bambang Sumardiono mengatakan, lapas di Nusakambangan secara luasan memang layak untuk diproyeksikan untuk menampung narapidana dari lapas lain yang kelebihan kapasitas. Di kawasan tersebut udaranya juga masih bagus karena banyak pohon penghijauan. Karenanya, Nusakambangan lokasinya dijadikan penambahan narapidana dari luar Jateng, seperti dari Lapas Cipinang, Jakarta.
“Sudah terealisasi penambahan sekitar 1.000 orang narapidana, kapasitas penghuni per hari Kamis (15/6) menjadi 2.092 orang,” jelasnya di Semarang, Kamis (15/6).
Menurut dia, pemindahan warga binaan dari luar Jateng yang memiliki hukuman tinggi itu bisa di Lapas Kelas I A Kedungpane, Semarang atau pun ke lapas di Nusakambangan. Bukan hanya perkara narkotika, teroris, tetapi juga tindak kriminalitas biasa.
Usai penambahan itu, Nusakambangan sebagai lokasi lapas produktif kini juga terus berkonsentrasi memberikan pelatihan, pembelajaran, mau pun atau pun pekerjaan bagi narapidana atas program yang sedang dijalankan yaitu peternakan sapi potong dan kerajinan batik Banyumasan. Untuk peternakan sapi, ada 150 ekor sapi yang sedang dilakukan penggemukan. Hal ini dikerjasamakan dengan Unsoed Purwokerto.
Ada pun, kerajinan batik bekerja sama dengan Rumah Batik Anto Djamil Purwokerto. Selain Nusakambangan, Lapas Purwokerto juga membangun gedung baru pada 2016 untuk menambah kapasitas warga binaan.
“Di lapas Purwokerto tahun 2017 ini juga sudah menerima pindahan dari Lapas Cipinang. Di lapas itu, tadinya kapasitas huniannya hanya 500 narapidana atau tahanan, saat ini bertambah jadi 1.000 orang,” tandas Bambang.
Atas penambahan jumlah narapidana di wilayahnya, Bambang mengaku, telah mengusulkan tambahan personel keamanan. Karena belum ada penambahan, saat ini dilakukan pemasangan teknologi kamera pengintai di titik-titik rawan. Hal itu untuk memudahkan petugas memonitor gerak-gerik narapidana. Sebelumnya, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Jateng Djoni Priyatno menjelaskan, ada 44 lapas atau rutan di Jateng yang pada Mei lalu jumlahnya 11.354 warga binaan.
(Royce Wijaya/CN40/SM Network)
Demikianlah Artikel Penghuni Lapas Nusakambangan Bertambah 1.000 Orang
Anda sekarang membaca artikel Penghuni Lapas Nusakambangan Bertambah 1.000 Orang dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/penghuni-lapas-nusakambangan-bertambah.html?m=0

Post a Comment