Header Ads

Penjual Cireng Ini Tetap Tegar di Atas Kesulitan

Penjual Cireng Ini Tetap Tegar di Atas Kesulitan - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Penjual Cireng Ini Tetap Tegar di Atas Kesulitan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Penjual Cireng Ini Tetap Tegar di Atas Kesulitan
link : Penjual Cireng Ini Tetap Tegar di Atas Kesulitan

Baca juga


Penjual Cireng Ini Tetap Tegar di Atas Kesulitan

Setiap hari ia berjualan cireng dan basreng di pinggir jalan.

Kehidupan Mariyah dan anak-anaknya.

VIVA.co.id – Tidak dapat dihitung beragam ujian yang menimpa hidupnya. Tak hanya dirinya, bahkan ujian itu lebih tepat menimpa keluarga kecilnya yang terdiri dari seorang suami dan tiga orang anak. Ia bernama Mariyah. Sehari-hari ia berjualan penganan anak-anak seperti basreng dan cireng di pinggir jalan.



Ujian itu bermula ketika suaminya pada 2012 lalu divonis mengidap batu ginjal. Keterbatasan biaya membuatnya tak mampu mendapatkan perawatan yang memadai. “Waktu itu dokter bilang harus dioperasi. Keluarga diminta menandatangani kesediaan operasi. Tapi tak satu pun yang mau menandatangani karena tak bisa menjamin biayanya. Apalagi ketika itu harus pasang alat, tapi suami menolak karena sudah pasrah hingga akhirnya wafat,” cerita Mariyah siang itu, ketika ditemui Rumah Yatim saat pemberian santunan sembako.



Jauh sebelum itu, anak pertamanya mengalami hal buruk hingga harus berhenti sekolah. Almarhum ayahnya adalah seorang pemulung. Profesi itu membuat sang anak mendapat ejekan dari teman-teman sekolahnya. Tak kuat, ia akhirnya memutuskan berhenti sekolah. Menurut Mariyah itu terjadi ketika SD. Hingga kini, ia tak mau lagi meneruskan sekolahnya dan memilih bekerja.



“Saya enggak tega. Saya masih ingin dia sekolah, tapi dia sudah jera. Alhamdulillah baru seminggu ini diterima bekerja menjadi penjaga toko. Tapi saya tetap berharap dia mau sekolah, setidaknya kejar paket,” terang Mariyah.



Mariyah yang kini menetap di Sukapura, Lemah Hegar, Bandung ini telah mencoba melupakan masa lalunya. Ia membuka lembaran baru dengan menikah lagi. Sebab takut anak-anaknya terlantar jika ia harus mencari nafkah sendiri. Meski sang suami yang kini hanyalah kuli bangunan, setidaknya ia merasa ada sandaran dan tidak sendiri.



Tak banyak harapannya selain terus tegar dengan segala keadaan. Ia berharap ujian di masa lalu tak membekaskan luka lagi baik pada dirinya ataupun anak-anaknya. (Tulisan ini dikirim oleh Retno Nurul Aisyah)









BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Load More...
Sumber: viva.co.id


Demikianlah Artikel Penjual Cireng Ini Tetap Tegar di Atas Kesulitan

Sekianlah artikel Penjual Cireng Ini Tetap Tegar di Atas Kesulitan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Penjual Cireng Ini Tetap Tegar di Atas Kesulitan dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/penjual-cireng-ini-tetap-tegar-di-atas.html
Powered by Blogger.