Header Ads

Perintahkan Militer Serang Marawi, Presiden Duterte Minta Maaf

Perintahkan Militer Serang Marawi, Presiden Duterte Minta Maaf - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Perintahkan Militer Serang Marawi, Presiden Duterte Minta Maaf, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Perintahkan Militer Serang Marawi, Presiden Duterte Minta Maaf
link : Perintahkan Militer Serang Marawi, Presiden Duterte Minta Maaf

Baca juga


Perintahkan Militer Serang Marawi, Presiden Duterte Minta Maaf




ILIGAN - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat usai memerintahkan militernya untuk melakukan serangan ke Marawi. Presiden berusia 72 tahun itu menegaskan, bahwa serangan tersebut perlu dilakukan guna menghancurkan kelompok pemberontak.

Selain itu, Duterte menyebut bahwa serangan yang didukung oleh Amerika Serikat (AS) itu akan terus dilancarkan hingga kelompok militan benar-benar dikalahkan. Sebagaimana disitat dari Strait Times, Rabu (21/6/2017), jumlah korban akibat pertempuran tersebut semakin bertambah. Tercatat korban tewas mencapai 370 orang.

BERITA REKOMENDASI


"Saya sangat, sangat, sangat menyesal bahwa ini terjadi. Semoga Anda semua bisa segera memaafkan para tentara dan pemerintahan saya dan bahkan saya sendiri," kata Duterte dalam sebuah pidato di sebuah pusat evakuasi di dekat Marawi.

Sebagaimana diketahui, kelompok militan memicu kekacauan di Marawi sejak 23 Mei. Mereka melakukan penculikan terhadap warga sipil dan melakukan pembunuhan. Menanggapi hal tersebut, Presiden Duterte memberlakukan darurat militer di seluruh wilayah selatan Mindanao, yang menampung 20 juta orang tersebut.

Militer Filipina sendiri mengerahkan pesawat pembom untuk menggempur markas para pemberontak tersebut. Namun, diduga masih banyak warga sipil yang terjebak di wilayah tersebut dan terjebak di tengah pertempuran.

Duterte menyatakan, serangan melalui darat tidak akan efektif sehingga memerlukan serangan udara.

"Militer mengatakan jika kita tidak menggunakannya (bom), kita akan terseret lebih dalam lagi, kita akan selesai dan tentara kita semua akan terbunuh," imbuhnya.

Beberapa jam sebelum Duterte berbicara, pesawat Philippine OV-10 Bronco milik militer Filipina melakukan serangan bom ke Marawi. Dari pihak militer sendiri diketahui 62 orang telah tewas dan dari pihak pemberontak dilaporkan 258 militan terbunuh. Sementara itu sebanyak 26 warga sipil terluka.

Sumber: okezone.com


Demikianlah Artikel Perintahkan Militer Serang Marawi, Presiden Duterte Minta Maaf

Sekianlah artikel Perintahkan Militer Serang Marawi, Presiden Duterte Minta Maaf kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Perintahkan Militer Serang Marawi, Presiden Duterte Minta Maaf dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/perintahkan-militer-serang-marawi_20.html
Powered by Blogger.