Header Ads

PMII Kota Semarang Tolak Penerapan Full Day School

PMII Kota Semarang Tolak Penerapan Full Day School - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul PMII Kota Semarang Tolak Penerapan Full Day School, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : PMII Kota Semarang Tolak Penerapan Full Day School
link : PMII Kota Semarang Tolak Penerapan Full Day School

Baca juga


PMII Kota Semarang Tolak Penerapan Full Day School

(Foto suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur)

(Foto suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur)


SEMARANG, suaramerdeka.com – Rencana Program Full Day School yang dicanangkan Mendikbud RI Muhadjir Effendy di mana mengharuskan siswa SD dan SMP negeri maupun swasta, belajar di sekolah selama delapan jam dari Senin sampai Jumat mendapat penolakan dari kalangan aktivis mahasiswa.


Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Semarang melihat program Full Day School bukanlah konsep proporsional yang bisa diterapkan secara nasional. Asumsi ini berdasarkan data Kemenag tentang Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah 2007-2008 yang mencakup 33 provinsi, mencatat ada sebanyak 21.521 Pondok Pesantren dan 37.102 Madrasah Diniyah dengan jumlah santri tercatat sebanyak 3.818.469.


Menurut keyakinan mereka seperti yang diutarakan oleh Koordinator Aksi Abdul Gofar, pendidikan karakter yang dilakukan di Pondok Pesantren atau Madrasah Diniyah tidaklah bisa dipandang sebagai hal yang remeh dalam mewarnai proses pembangunan nasional. Diberlakukannya full day schoo; bagi PMII se-Kota Semarang, akan mengancam keberlangsungan proses pendidikan karakter yang berlangsung di Madrasah Diniyah. Sementara alasan-alasan yang digunakan untuk mendukung kebijakan full day school tidaklah selalu sesuai dengan keadaan sosial masyarakat Indonesia yang beragam, terutama masyarakat agraris di pedesaan.


Untuk itu mereka menuntut agar DPRD Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera mendesak, pertama agar Kemendikbud membatalkan rencana penerapan full day school secara nasional. Kedua agar Kemendikbud melakukan pengkajian ulang rencana pembuatan payung hukum full day school melibatkan berbagai pihak meliputi tokoh agama, tokoh masyarakat, praktisi pendidikan dan kelompok masyarakat sipil yang fokus di bidang pendidikan.


Ketiga presiden melakukan pembentukan tim khusus yang mengkaji relevansi pendidikan karakter dalam konsep FDS yang meliputi beberapa kementerian terkait. Keempat agar Kemendikbud memprioritaskan revitalisasi standar guru dan kesejahteraan guru dibanding merubah hal-hal yang bersifat teknis terkait sistem ataupun kurikulum pendidikan nasional.


“Kami PMII Kota Semarang juga menyatakan dukungan terhadap sikap PBNU dan MUI yang menyatakan keberatannya terkait kebijakan yang akan dilaksanakan Kemdikbud pada tahun pelajaran baru mendatang,” kata Abdul Gofar saat melakukan aksi di depan Gedung DPRD Jawa Tengah, Rabu (14/6).


Sementara beberapa waktu lalu, Mendikbud Muhadjir Effendy menilai keputusan program full day school tidak bertentangan dengan ambang batas waktu bekerja ASN yang mensyaratkan 40 jam per minggu sesuai PP No. 19 Tahun 2005. Konsep ini dinilainya akan membuat siswa bisa menikmati waktu rekreasi yang lebih lama bersama dengan keluarganya.


Muhadjir juga berpendapat bahwa program ini tidak akan bertentangan dengan amanat Presiden untuk menguatkan pendidikan karakter kepada siswa (Program Penguatan Karakter). Program ini menurutnya akan membuat siswa lebih banyak menikmati program pendidikan karakter di lingkungan sekolah melalui program ekstrakurikuler.
(Puthut Ami Luhur/CN19/SMNetwork)

Sumber: suaramerdeka.com


Demikianlah Artikel PMII Kota Semarang Tolak Penerapan Full Day School

Sekianlah artikel PMII Kota Semarang Tolak Penerapan Full Day School kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel PMII Kota Semarang Tolak Penerapan Full Day School dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/pmii-kota-semarang-tolak-penerapan-full.html
Powered by Blogger.