Header Ads

Presidential Threshold 0%, Pengamat: Masyarakat Sudah Capek dengan Muka-Muka Lama

Presidential Threshold 0%, Pengamat: Masyarakat Sudah Capek dengan Muka-Muka Lama - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Presidential Threshold 0%, Pengamat: Masyarakat Sudah Capek dengan Muka-Muka Lama, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Presidential Threshold 0%, Pengamat: Masyarakat Sudah Capek dengan Muka-Muka Lama
link : Presidential Threshold 0%, Pengamat: Masyarakat Sudah Capek dengan Muka-Muka Lama

Baca juga


Presidential Threshold 0%, Pengamat: Masyarakat Sudah Capek dengan Muka-Muka Lama




JAKARTA - Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu hari ini kembali membuka pembahasan lima isu krusial, setelah ditunda kemarin dengan alasan absennya pihak pemerintah.

Sebelumnya diketahui, satu dari lima isu krusial yang akan dibahas dan diputus hari ini yakni terkait presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden.

BERITA REKOMENDASI


Presidium Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Kaka Suminta mengatakan, Undang-Undang Pemilu harus memberikan ruang demokrasi yang lebih luas.

Karenanya, ia menyarankan agar undang-undang tersebut tak lagi memuat ketentuan presidential threshold agar semua partai peserta pemilu dapat mengusung calon presiden masing-masing.

"Yang sebenarnya kita butuhkan adalah representasi kepentingan rakyat, artinya masyarakat sudah capek dengan muka-muka lama. Perlu juga kemudian refreshing calon-calon pemimpin," kata Kaka di Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Sebelumnya diketahui, lima isu krusial yang rencananya akan diputus hari ini yakni presidential threshold, parliamentary threshold atau ambang batas parlemen, district magnitude, sistem pemilu, dan metode konversi suara.

Dari lima isu krusial tersebut, Pansus RUU Pemilu membentuk empat paket pilihan kebijakan bersadarkan perbedaan pendapat fraksi-fraksi.

Kaka menambahkan, presidential threshold 0% memastikan semua partai peserta pemilu mendapat hak yang sama, yang telah diatur dalam konstitusi.

"Ruang demokrasi ini yang harus diberikan oleh undang-undang," pungkas dia.

Sumber: okezone.com


Demikianlah Artikel Presidential Threshold 0%, Pengamat: Masyarakat Sudah Capek dengan Muka-Muka Lama

Sekianlah artikel Presidential Threshold 0%, Pengamat: Masyarakat Sudah Capek dengan Muka-Muka Lama kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Presidential Threshold 0%, Pengamat: Masyarakat Sudah Capek dengan Muka-Muka Lama dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/presidential-threshold-0-pengamat.html
Powered by Blogger.