Sopir dan Kernet Truk Pengangkut BBM Demo
Judul : Sopir dan Kernet Truk Pengangkut BBM Demo
link : Sopir dan Kernet Truk Pengangkut BBM Demo
Sopir dan Kernet Truk Pengangkut BBM Demo

AKSI MOGOK: Sejumlah sopir dan kernet truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) menggelar aksi di depan pintu masuk langsiran truk Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tegal. (suaramerdeka.com/Wawan Hudiyanto)
TEGAL, suaramerdeka.com – Puluhan sopir dan kernet truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina menggelar demo di depan pintu masuk Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tegal, Selasa (20/6).
Mereka memasang spanduk dan poster serta melakukan mogok kerja sebagai bentuk solidaritas setelah adanya Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) kepada 414 rekan sesama buruh di TBBM Plumpang Jakarta dan Jabar.
Aksi tersebut merupakan demo lanjutan pada hari sebelumnya. Meski berjalan lancar dan tertib tanpa menganggu pasokan BBM ke sejumlah SPBU, aksi damai itu mendapatkan pengamanan ketat dari aparat kepolisian serta TNI.
Wakil Koordinator Lapangan, Heru Budiyanto mengatakan, sesuai rencana aksi yang dilakukan puluhan anggota Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) akan dilaksanakan hingga 26 Juni mendatang.
Mereka menuntut penghapusan sistem kerja outsourching, memberikan upah layak berupa uang lembur, serta pengangkatan sebagai karyawan tetap. “Apabila belum ada respon baik, aksi mogok kerja akan kami lanjutkan sampai ada kejelasan status,” tegasnya.
Menurut dia, mogok kerja nasional yang dilakukan sopir dan kernet truk BBM terjadi karena banyaknya permasalahan dan tuntutan buruh yang tak kunjung diselesaikan sejak 2007 lalu. Sebab, dengan jam kerja yang mencapai 12 jam tanpa uang lembur dan nihilnya tunjangan makan, transportasi serta banyak waktu yang terbuang karena jauh dari keluarga belum sebanding dengan hak normatif paling mendasar sebagai buruh di TBBM Pertamina.
Koordinator aksi, Rudi Santoso sebelumnya menyampaikan, mogok kerja nasional digelar serentak di seluruh wilayah TBBM meliputi Plumpang, Balongan, Bandung, Lampung, Banyuwangi, Surabaya, Merak, hingga Makassar.
Aksi tersebut menjadi wadah menyalurkan aspirasi sopir dan kernet truk BBM untuk mendapatkan upah layak serta berharap penghapusan sistem pekerja kontrak mengingat masa pengabdian yang sudah lebih dari 12 tahun.
Terkait hal itu, sebelumnya Supervisor TBBM Tegal, Erlangga kepada media menyampaikan, digelarnya aksi mogok kerja nasional tersebut berjalan lancar dan tertib tanpa menganggu pasokan BBM ke sejumlah SPBU di sepanjang pantura dari Losari Brebes, Tegal, Pemalang, hingga Pekalongan.
Dengan pembentukan Satgas TBBM pihaknya memastikan ketersediaan pasokan BBM selama arus mudik dan balik lebaran dipastikan aman dan tercukupi.
(Wawan Hudiyanto/CN39/SM Network)
Sumber: suaramerdeka.comDemikianlah Artikel Sopir dan Kernet Truk Pengangkut BBM Demo
Anda sekarang membaca artikel Sopir dan Kernet Truk Pengangkut BBM Demo dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/sopir-dan-kernet-truk-pengangkut-bbm.html
Post a Comment