Utang Indonesia Bertambah Rp 1.062 T, Inilah Penjelasan dari Pemerintah
Judul : Utang Indonesia Bertambah Rp 1.062 T, Inilah Penjelasan dari Pemerintah
link : Utang Indonesia Bertambah Rp 1.062 T, Inilah Penjelasan dari Pemerintah
Utang Indonesia Bertambah Rp 1.062 T, Inilah Penjelasan dari Pemerintah
Berikut penjelasan dari Kementerian Keuangan soal utang Indonesia yang meningkat.

WowKeren.com - Selama kurang lebih 2,5 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjalan, jumlah utang pemerintah Indonesia bertambah Rp 1.062 triliun. Apa penjelasan pemerintah soal hal ini?
Dari data Kementerian Keuangan, jumlah utang pemerintah di akhir 2014 adalah Rp 2.604,93 triliun, dan naik hingga posisi di akhir April 2017 menjadi Rp 3.667,41 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan pemerintah memang tengah gencar membangun infrastruktur dan butuh pendanaan yang besar. Salah satu pembiayaannya lewat utang.
"Pinjaman (utang) tinggi bukan karena pemerintah boros, tapi untuk membangun infrastruktur. Namun pemerintah juga berpikir supaya infrastruktur ini bukan hanya dari APBN, tapi kami juga undang investor," kata Darmin.
Pembangunan infrastruktur membutuhkan dana yang besar namun pengembalian investasinya tidak bisa dirasakan dalam jangka pendek. Tujuan pemerintah membangun infrastruktur adalah agar ekonomi Indonesia bisa melaju di masa depan.
Darmin menyadari, kondisi Increamental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia berada di atas 5 persn. ICOR adalah rasio efisiensi investasi.
ICOR merupakan kebutuhan investasi terhadap peningkatan 1 persen produk domestik bruto (PDB). Artinya, untuk meningkatkan PDB sebesar 1 persen membutuhkan peningkatan investasi sebanyak 5 persen dari PDB.
"ICOR tinggi karena kita tiba-tiba membangun infrastruktur yang manfaatnya baru bisa dirasakan jangka panjang. Tidak seperti bangun pabrik sepatu yang bisa langsung dinikmati pengembalian investasinya secara cepat. Kalau bikin infrastruktur, pembebasan lahannya saja sudah perang. Dan jadinya baru bertahun-tahun, kebutuhan anggarannya besar," papar Darmin.
Soal pembiayaan infrastruktur, Darmin mengatakan, Presiden Jokowi memiliki 3 urutan. Pertama, yang paling menguntungkan akan diberikan kepada swasta.
Lalu yang untungnya lebih sedikit akan diberikan kepada BUMN. Sementara proyek yang tidak menguntungkan sama sekali akan diambil alih pemerintah. Darmin mengatakan, infrastruktur dibangun secara masif oleh pemerintah tidak hanya untuk meningkatkan laju ekonomi ke depan.
Tapi infrastruktur juga sebagai cara pemerintah mengurangi kesenjangan ekonomi di negara ini. Penurunan kesenjangan atau ketimpangan ekonomi menjadi satu agenda utama pemerintahan Jokowi.
"Infrastruktur akan membuat harga-harga menjadi lebih baik, tenaga kerja terserap, pengangguran dan kemiskinan akan turun," kata Darmin. (wk/kr)
'; htmlcode += 'Beli Sekarang ...
'; htmlcode += '};
Demikianlah Artikel Utang Indonesia Bertambah Rp 1.062 T, Inilah Penjelasan dari Pemerintah
Anda sekarang membaca artikel Utang Indonesia Bertambah Rp 1.062 T, Inilah Penjelasan dari Pemerintah dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/utang-indonesia-bertambah-rp-1062-t.html?m=0
Post a Comment