Header Ads

Waze, Mengurangi Stres saat Pelesir Lebaran

Waze, Mengurangi Stres saat Pelesir Lebaran - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Waze, Mengurangi Stres saat Pelesir Lebaran, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Waze, Mengurangi Stres saat Pelesir Lebaran
link : Waze, Mengurangi Stres saat Pelesir Lebaran

Baca juga


Waze, Mengurangi Stres saat Pelesir Lebaran


7Tantangan mudik mengarungi rute puluhan hingga ratusan kilometer sudah dilalui. Namun meskin kondisi perjalanan bisa dibilang tidak nyaman, pemudik tetap antusias menuju kampung halaman.


Bagi sebagian pemudik, jalanan macet, panas terik, dan kondisi (jalan tol) yang ekstrem menjadi tolok ukur keberhasilan mudik. Mereka telah menang menaklukkan rute pulang kampung. Sebagaimana menang melawan hawa nafsu pada bulan Ramadan. Kemenangan melawan kemacetan tidak berhenti sampai di kampung halaman. Setelah bersilaturahmi ke sanak keluarga pada hari pertama, mereka sudah mempunyai agenda pelesiran di objek-objek wisata terdekat. Ya, melepas kepenatan bersama keluarga besar merupakan agenda wajib. Mulai dari hanya berkeliling kota, keluar-masuk mal, sampai dengan melepas penat di objek wisata.


Antisipasi Macet


Permasalahan muncul ketika banyak orang memanfaatkan sisi libur Lebaran untuk pelesiran. Hal itu memicu kemacetan jalur menuju objek wisata. Namun persoalan (kemacetan) yang terjadi ketika hampir semua pemudik mempunyai agenda ke lokasi yang sama, tidak seberat ketika mudik.


Saat mereka memutuskan mudik, maka sudah ada titik tujuan yang harus ditempuh. Tinggal rute jalan yang bisa berubah-ubah tergantung rekayasa lalu lintas oleh petugas dengan buka-tutup rute. Sehingga apapun yang terjadi selama perjalanan, mereka harus tetap fokus menuju kampung halaman sebagai titik tujuan.


Hal ini tentu saja berbeda kasus dengan pelesir pasca Lebaran. Meski ada titik tujuan, fokus ke arah objek wisata bisa fleksibel. Dalam arti, mereka bisa menunda atau bahkan mengalihkan ke objek wisata yang lain. Beruntung teknologi saat ini sudah menjawab permasalahan di atas. Dengan aplikasi berbasis android yang sekarang sudah tidak asing lagi, kita dapat menginstal beberapa alat bantu.


Aplikasi yang dibutuhkan adalah yang berbasis GPS (Global Positioning System). Dengan bantuan satelit, kita dapat memantu kondisi sekitar, terutama arah depan sebagai tujuan perjalanan. Banyak aplikasi yang berbasis GPS tersedia di Play Store. Antara lain, google maps (aplikasi bawaan android), GPS Navigation & Maps Sygic, BackCountry Nav Topo Maps GPS, Real- Time GPS Tracker, Navitel Navigator GPS & Maps, Glympse Share GPS location, dan Waze Social GPS Maps & Traffic. Dua aplikasi terakhir mempunyai kemampuan berinteraksi ke sesama pengguna. Bahkan aplikasi Waze merupakan aplikasi GPS yang juga berbasis sosial (pengguna).


Apliaksi Waze


Bisa dibayangkan suasana keceriaan keluarga menuju objek wisata berubah menjadi kemuraman ketika dengan spontan mereka telah terjebak dalam kemacetan parah. Rute pilihannya merupakan primadona dari para pelesir yang lain sehingga arus kendaraan menumpuk pada jalur yang sama. Terlambat menyadari telah berada di tengah kemacetan dan diperparah susah untuk berbalik arah merupakan mimpi buruk ketika pelesir pascalebaran. Namun hal tersebut dapat dihindari jika kita sudah menginstal aplikasi waze. Aplikasi ini tidak sehebat untuk menghilangkan kemacetan lalu lintas.


Cara kerjanya juga tidak seajaib bisa mengatasi kemacetan yang ada di depan. Namun dengan Waze kita bisa melihat secara real time kondisi rute yang ada di depan. Waze juga akan memberikan pilihan alternatif rute. Hal ini terjadi jika rute di depan mulai terjadi kemacetan parah. Sehingga kondisi yang berkepanjangan tersebut sedikit demi sedikit bisa terurai tidak terjadi penumpukan karena pengendara akan menghindari rute yang bermasalah.


Melihat kemampuan waze memberi informasi kondisi terkini rute di depan serta pilihan alternatif rute yang lain, alangkah baiknya aplikasi ini terinstal di gawai android kita. Sekali lagi aplikasi bukan untuk menghilangkan kemacetan. Namun lebih dititikberatkan pada menghindari kemacetan. Sehingga di hari pelesir yang penuh kegembiraan ini, kita dengan segera bisa memutuskan meneruskan perjalanan (jika macet parah) atau menghindari dengan mengambil rute yang lain.


Bahkan kita bisa mengambil keputusan dengan menunda jam kedatangan ke objek wisata, misal dengan beristirahat di beberapa spot pinggir jalan seperti toko cinderamata, rumah makan, dan lain sebagainya. Atau bahkan jika informasi yang diberikan oleh Waze masih tetap atau malah bertambah parah, kita bisa memutuskan untuk mengganti arah ke objek wisata lain, atau menunda berangkat esok harinya. (Dadang Aribowo)


Comments

comments

Sumber: suaramerdeka.com


Demikianlah Artikel Waze, Mengurangi Stres saat Pelesir Lebaran

Sekianlah artikel Waze, Mengurangi Stres saat Pelesir Lebaran kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Waze, Mengurangi Stres saat Pelesir Lebaran dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/waze-mengurangi-stres-saat-pelesir.html?m=0
Powered by Blogger.