WISATA GUNUNGKIDUL : Gelombang Tinggi Susah Diprediksi, Pengunjung Diimbau Hati-Hati
Judul : WISATA GUNUNGKIDUL : Gelombang Tinggi Susah Diprediksi, Pengunjung Diimbau Hati-Hati
link : WISATA GUNUNGKIDUL : Gelombang Tinggi Susah Diprediksi, Pengunjung Diimbau Hati-Hati
WISATA GUNUNGKIDUL : Gelombang Tinggi Susah Diprediksi, Pengunjung Diimbau Hati-Hati
Wisata Gunungkidul, pengunjung pantai diimbau tidak nekat
Solopos.com, GUNUNGKIDUL — SAR dan Satlinmas Korwil II Gunungkidul mengingatkan wisatawan, agar senantiasa berhati-hati dan selalu mengindahkan apa yang diintruksikan oleh petugas yang ada. Kondisi gelombang pantai selatan Gunungkidul sulit untuk diprediksi.
Koordinator SAR dan Satlinmas Korwil II Gunungkidul Marjono mengatakan dengan meningkatnya kunjungan wisatawan saat libur lebaran, pihaknya terus memberikan imbauan agar wisatawan lebih berhati-hati.
“Kami mengimbau agar wisatawan tidak berenang, tetapi kadang banyak yang nekat,” katanya sepertti dikutip dari Antara, Selasa (27/6/2017).
Dia mengatakan pada Senin (26/6/2017), ada wisatawan diduga tidak mendengarkan instruksi dari petugas sarsatlinmas wilayah Pantai Baron yang tengah berlibur ke pantai baron tergulung ombak ke tengah laut Senin sore. Tim sarsatlinmas wilayah II berhasil menemukan korban dalam kondisi pingsan dan langsung dibawa ke pos sarsatlinmas untuk mendapatkan perawatan.
Proses evakuasi terhadap Satriyo (13) warga Kecamatan Semin, Gunungkidul yang terseret ombak berjalan dramatis. Korban berhasil diselamatkan oleh petugas sarsatlinmas wilayah Pantai Baron dalam kondisi tak sadarkan diri usai tergulung ombak saat bermain air bersama teman – temannya di Pantai Baron.
“Korban diduga tidak memperhatikan situasi,” katanya.
<!--
--> <!-- Demikianlah Artikel WISATA GUNUNGKIDUL : Gelombang Tinggi Susah Diprediksi, Pengunjung Diimbau Hati-Hati
Anda sekarang membaca artikel WISATA GUNUNGKIDUL : Gelombang Tinggi Susah Diprediksi, Pengunjung Diimbau Hati-Hati dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/wisata-gunungkidul-gelombang-tinggi.html?m=0
Post a Comment