22 Lakalantas Selama Operasi Ramadniya
Judul : 22 Lakalantas Selama Operasi Ramadniya
link : 22 Lakalantas Selama Operasi Ramadniya
22 Lakalantas Selama Operasi Ramadniya
KULONPROGO, suaramerdeka.com – Selama pelaksanaan operasi Ramadniya 2017 pada masa arus mudik dan balik Lebaran ini jumlah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi di wilayah Kulonprogo sebanyak 22 kejadian. Angka tersebut menurun jika dibanding tahun lalu.
Berdasarkan data dari Posko Operasi Ramadniya Progo 2017 Polres Kulonprogo, hingga saat ini terdapat 22 kejadian lakalantas. Dari jumlah itu, jumlah korban sebanyak 39 orang, terdiri dari 38 orang luka ringan dan 1 orang mengalami luka berat. Adapun kerugian material ditaksir mencapai Rp 3.850.000.
Dibanding tahun lalu, jumlah lakalantas tersebut mengalami penurunan. Selama operasi Ramadniya 2016 lalu terjadi 32 kejadian lakalantas dan salah satunya melibatkan satu unit mobil dan kereta api yang merupakan kecelakaan menonjol.
Kapolres Kulon Progo, AKBP Irfan Rifai mengatakan, penurunan mencapai 10 kejadian atau 34 persen. Selain itu, selama pelaksanaan operasi tahun ini juga tidak terjadi kecelakaan menonjol dan belum ada korban jiwa.
“Penurunan angka kecelakaan ini dimungkinkan karena masa libur Lebaran yang panjang, sehingga para pemudik tidak terburu-buru di jalan raya dan bisa mengatur waktu dalam perjalanan,” kataya, Senin(3/7).
Angka kriminalitas di wilayah Kulonprogo juga mengalami penurunan. Tahun ini selama operasi Ramadniya terjadi enam kasus kriminalitas, sedangkan 2016 lalu sebanyak 14 kasus. Dengan demikian penurunan mencapai 40 persen dari tahun lalu. Kasus kriminalitas didominasi pencurian dengan pemberatan dengan sasaran rumah-rumah kosong milik warga.
Adapun puncak arus balik, Irfan menyebut terjadi pada H+2 hingga H+3 Lebaran dengan kendaraan yang melalui wilayah Kulonprogo mencapai puluhan ribu kendaraan. Pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu jumlah kendaraan justru mulai menurun.
Berdasarkan data dari Tim Monitoring Angkutan Lebaran 2017 Dinas Perhubungan Kulonprogo, jumlah kendaraan yang melintas di Kulonprogo selama arus mudik dan balik Lebaran 2017 meningkat tajam dibanding 2016. Pada H+4 atau Jumat (30/6) terdapat 50.477 kendaraan yang melintas di Kulonprogo, baik menuju arah barat maupun arah timur. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding H+4 pada 2016 yang hanya 38.519 kendaraan.
Adapun kendaraan yang melintas di Kulonprogo pada H+5 atau Sabtu (1/7) hingga pukul 12.30 tercatat 28.000 kendaraan yang didominasi ke arah barat. Koordinator Tim Monitoring Angkutan Lebaran 2017 Dishub Kulonprogo, Muhammad Arif mengatakan, rekayasa lalu lintas yang dilakukan Polres membuat arus lalu lintas berjalan lancar.
“Tapi terjadi penunpukan kendaraan di sepanjang simpang tiga Ngeplang hingga simpang tiga Klangon. Ini jadi catatan evaluasi,” imbuhnya.
(Panuju Triangga/CN39/SM Network)
Sumber: suaramerdeka.comDemikianlah Artikel 22 Lakalantas Selama Operasi Ramadniya
Anda sekarang membaca artikel 22 Lakalantas Selama Operasi Ramadniya dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/07/22-lakalantas-selama-operasi-ramadniya.html

Post a Comment