Header Ads

Bantu Basmi ISIS di Filipina, Wiranto: TNI Butuh Payung Hukum

Bantu Basmi ISIS di Filipina, Wiranto: TNI Butuh Payung Hukum - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bantu Basmi ISIS di Filipina, Wiranto: TNI Butuh Payung Hukum, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Bantu Basmi ISIS di Filipina, Wiranto: TNI Butuh Payung Hukum
link : Bantu Basmi ISIS di Filipina, Wiranto: TNI Butuh Payung Hukum

Baca juga


Bantu Basmi ISIS di Filipina, Wiranto: TNI Butuh Payung Hukum



Senin, 03 Juli 2017 | 18:02 WIB


Bantu Basmi ISIS di Filipina, Wiranto: TNI Butuh Payung Hukum

Menko Polhukam Wiranto menjawab pertanyaan awak media usai menggelar pertemuan tertutup dengan Duta Besar Spanyol untuk Indonesia Jose Maria Matres Manso, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, 21 Juni 2017. TEMPO/Imam Sukamto




TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM Wiranto menyatakan tidak mudah bagi Indonesia terlibat dalam operasi militer menghadapi kelompok ISIS di Marawi, Filipina.

"Mengirim pasukan ke sana tidak gampang. Perlu persiapan," kata dia di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 3 Juli 2017.

Selain menyiapkan hal teknis, seperti prosedur operasi, Wiranto menyebut hal terpenting yang mesti disiapkan ialah aspek peraturan. Menurut mantan Ketua Umum Partai Hanura itu tidak mudah bagi pemerintah untuk melakukan persiapan itu, khususnya aspek legislasi. "Tawaran Filipina patut kita hargai," ucapnya.

Baca: Wiranto: Pemerintah Antisipasi Larinya ISIS dari Filipina ke RI

Sebelumnya, Presiden Filipina Rodrigo Duterte sudah memberikan lampu hijau bagi Indonesia untuk terlibat dalam operasi militer melawan kelompok teroris yang terafiliasi dengan ISIS. Pemerintah Indonesia memilih untuk menggelar operasi militer bersama. Kerja sama patroli militer sudah digagas saat pertemuan trilateral Indonesia-Filipina-Malaysia pada Juni lalu.

Lebih lanjut, Wiranto menyatakan Presiden Joko Widodo belum menyetujui ajakan Presiden Duterte untuk terlibat di Marawi. Meski demikian pihaknya terus melakukan koordinasi terkait upaya menggelar operasi pengamanan bersama.

Menanggapi situasi keamanan dalam negeri yang belakangan ini terjadi aksi penyerangan terhadap anggota polisi, Wiranto menilai tindakan itu dilakukan oleh perorangan. Menurut dia, aksi individu ini dipicu oleh pengaruh internet. Ia mengatakan aparat keamanan tengah mengupayakan sistem pengamanan individual yang bertujuan untuk mengamankan masyarakat.

ADITYA BUDIMAN

Sumber: tempo.com


Demikianlah Artikel Bantu Basmi ISIS di Filipina, Wiranto: TNI Butuh Payung Hukum

Sekianlah artikel Bantu Basmi ISIS di Filipina, Wiranto: TNI Butuh Payung Hukum kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Bantu Basmi ISIS di Filipina, Wiranto: TNI Butuh Payung Hukum dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/07/bantu-basmi-isis-di-filipina-wiranto.html
Powered by Blogger.