Inflasi Juni Jadi Sentimen Positif IHSG
Judul : Inflasi Juni Jadi Sentimen Positif IHSG
link : Inflasi Juni Jadi Sentimen Positif IHSG
Inflasi Juni Jadi Sentimen Positif IHSG
Senin, 03 Juli 2017 | 08:16 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih, Sandiaga Uno, resmi membuka perdagangan saham hari ini dan meluncurkan program OK OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) Stock Center yang telah diresmikan pada April 2017 lalu di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2 Juni 2017. Tempo/Tony Hartawan
TEMPO.CO, Jakarta -Analis First Asia Capital David Sutyanto mengatakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini berpeluang melanjutkan tren bullish (menguat). IHSG diperkirakan melaju support di 5.810 dan target resisten di 5.865.
David mengatakan sentimen positif pasar digerakkan oleh data inflasi Juni 2017. "Inflasi diperkirakan relatif terkendali," kata dia seperti dilansir keterangan tertulis, Senin, 3 Juli 2017.
Dari kawasan Asia, sentimen positif digerakkan naiknya aktivitas manufaktur Cina Juni lalu. Kenaikan tercermin dari meningkatnya indeks Manufacturing PMI ke 51,7. Angkanya menembus perkiraan indeks di 51,0 dan indeks di bulan sebelumnya yaitu 51,2.
Selain itu, kenaikan harga minyak mentah dan sejumlah harga komoditas tambang lainnya dalam sepekan terakhir diperkirakan akan berimbas positif pada perdagangan saham berbasiskan komoditas. Sebelumnya, harga saham berbasis komoditas umumnya berada di area oversold.
IHSG pada perdagangan akhir pekan lalu sekaligus menandai akhir Juni. Indeks berhasil ditutup di teritori positif, setelah bergerak konsolidasi dalam rentang terbatas, ditutup menguat tipis 0,19 persen di level 5.829,708.
Sepanjang Juni, IHSG berhasil melanjutkan tren bullish dengan menguat 1,6 persen. Tren tersebut menandai penguatan selama empat bulan berturut-turut sejak Februari lalu. Penguatan terutama ditopang saham-saham yang sensitif terhadap interest rate seperti perbankan, aneka industri, telekomunikasi, dan sektor konsumsi.
Sementara itu, saham sektoral yang bearish terkait dengan komoditas. Pelemahan dipicu pergerakan harga komoditasnya yang masih melemah. Terutama, harga minyak mentah yang sudah berada di bawah US$ 43 per barel pada 22 Juni. Harga tersebut merupakan level terendah sejak 11 Agustus 2016.
Namun harga minyak sepekan terakhir berhasil rebound ketika pasar saham Indonesia libur panjang. Selama periode tersebut, harga minyak mentah di Amerika berhasil rebound 7,72 persen setelah selama lima pekan berturut-turut dilanda tekanan jual.
VINDRY FLORENTIN
Sumber: tempo.comDemikianlah Artikel Inflasi Juni Jadi Sentimen Positif IHSG
Anda sekarang membaca artikel Inflasi Juni Jadi Sentimen Positif IHSG dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/07/inflasi-juni-jadi-sentimen-positif-ihsg.html?m=0
Post a Comment