Ini kekhawatiran Tagana Saat Buru-buru Mengevakuasi Heli Basarnas
Judul : Ini kekhawatiran Tagana Saat Buru-buru Mengevakuasi Heli Basarnas
link : Ini kekhawatiran Tagana Saat Buru-buru Mengevakuasi Heli Basarnas
Ini kekhawatiran Tagana Saat Buru-buru Mengevakuasi Heli Basarnas
Hal itu diugkapkan oleh Anggota Tim Tagana Temanggung Petut Wibowo saat dihubungi oleh JawaPos.com, Minggu (2/7).
Pria yang akrab disapa Wibie ini menjelaskan, Helikopter Badan SAR Nasional (Basarnas) yang menabrak tebing area perbukitan Gunung Butak dalam kondisi hancur.
Letaknya di kawasan perbukitan Gunung Butak terletak di Desa Canggal Bulu, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah (Jawa tengah).
Dikabarkan dua penumpang, meninggal dunia. Sementara, kondisi awak heli lainnya belum diketahui.
Tim Tagana juga, kata dia, masih belum berani untuk mengevakuasi para korban maupun Helikopter tersebut. Sebab, dikhawatirkan akan adanya ledakan susulan.
"Kita belum berani mengevakuasi karena posisinya masih berpotensi terjadinya ledakan dari sisa bahan bakar. Jadi sementara kita masih berkoordinasi," pungkasnya.
Info sementara korban meinggal dunia ada dua orang. Namun, jumlah pasti belum diketahui.
“Manifest penumpang belum kita dapatkan. Kita masih tunggu,“ paparnya.
Sementara itu, infonterkini dilapangan menyebutkan, helikopter Basarnas yang jatuh itu bertype AS365 dan terdaftar dengan nomer registrasi HR3602.
Awak yang ada di dalamnya, antara lain, Captain pilot, Kapten Laut (P) Haryanto, Co pilot, Kapten Laut (P) Ii Solihin, JMU, Serka Hari M, Teknisi heli, Peltu Budi S dan sekitar 5 orang anggota Tim SAR.
Helikopter berwarna orang itu, berangkat dengan misi, evakuasi letupan kawah Dieng dan take off pada pukul 09.03 waktu setempat dan hilang kontak pada pukul 09.11. (dna/dms/JPG)
Demikianlah Artikel Ini kekhawatiran Tagana Saat Buru-buru Mengevakuasi Heli Basarnas
Anda sekarang membaca artikel Ini kekhawatiran Tagana Saat Buru-buru Mengevakuasi Heli Basarnas dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/07/ini-kekhawatiran-tagana-saat-buru-buru.html?m=0
Post a Comment