Layanan Informasi dan Parkir Terminal Mirib Bandara Belum Sempurna
Judul : Layanan Informasi dan Parkir Terminal Mirib Bandara Belum Sempurna
link : Layanan Informasi dan Parkir Terminal Mirib Bandara Belum Sempurna
Layanan Informasi dan Parkir Terminal Mirib Bandara Belum Sempurna
Said mengatakan, tidak semua pengunjung mengenal medan di terminal. Banyak yang baru sekali menginjakkan kaki di tempat tersebut. Siapa pun yang berada di posisi seperti itu pasti bingung. ”Mereka banyak tanya tentang semua hal,” katanya.
Pertanyaan yang paling mendasar biasanya terkait dengan nama dan jurusan bus. Lalu, besaran tarif untuk jurusan tertentu. Said menilai, informasi itu belum tampak di Terminal Purabaya. Masyarakat hanya melihat informasi tentang lokasi dan jurusan bus. ”Tarif dan nama bus yang melayani tidak disajikan,” imbuh dia.
Aturan yang Ditetapkan
(Grafis: Erie Dini/Jawa Pos/JawaPos.com)
Kondisi tersebut menjadi peluang munculnya tindak kejahatan. Misalnya, calo akan memanfaatkan ketidaktahuan penumpang itu dengan mempermainkan harga. Penumpang yang tidak tahu pasti menuruti permintaan calo tersebut. ”Mereka jarang membangkang karena tidak paham medan,” katanya.
Praktik tersebut bisa dicegah apabila terminal menyajikan tarif secara jelas. Misalnya, untuk bus rute Surabaya–Malang, tarif patas dan ekonomi ditampilkan jelas. Nilai yang ditampilkan pun berupa tarif atas dan bawah. Dengan begitu, penumpang bisa memperkirakan biaya yang akan dikeluarkan.
Selain itu, calo tidak bisa menarik biaya dari penumpang dengan harga tinggi. Apabila nekat melakukan itu, penumpang bisa berkelit. Penumpang menjadikan informasi tersebut sebagai dasar untuk membantah permintaan calo. ”Ini konsep sederhana yang harus diterapkan,” jelas dia.
Said juga menyoroti layanan parkir. Banyak pengantar yang mengeluh kondisi parkir di Terminal Purabaya. Terutama parkir kendaraan roda empat. Daya tampung parkir terbatas. Parahnya, kendaraan yang parkir di kawasan tersebut bukan murni milik pengunjung. Ada beberapa yang menawarkan jasa angkutan antarkota. ”Fakta itu jelas melanggar,” ungkap dia.
Memang, saat ini status Terminal Purabaya masih mengambang. Menurut aturan, terminal tersebut harus diserahkan ke pemerintah pusat. Tetapi hingga kini belum ada kejelasan terkait serah terima pengelolaan itu. Posisi tersebut tidak bisa menjadi alasan bagi UPT Terminal Purabaya untuk tidak memaksimalkan pelayanan. ”Saat ini yang berada di lapangan adalah yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Dia juga memaklumi banyaknya pelanggaran dan penyajian informasi yang belum sempurna. Namun, UPT tidak boleh melempar masalah. Saran dan catatan yang sudah masuk harus bisa disikapi. Tidak perlu menunggu evaluasi atau masa uji coba selesai. ”Penyempurnaan yang lebih cepat akan menambah nilai positif di mata masyarakat,” imbuh Said. (riq/c6/oni)
Demikianlah Artikel Layanan Informasi dan Parkir Terminal Mirib Bandara Belum Sempurna
Anda sekarang membaca artikel Layanan Informasi dan Parkir Terminal Mirib Bandara Belum Sempurna dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/07/layanan-informasi-dan-parkir-terminal.html
Post a Comment