Header Ads

Saatnya Adu Keren Karya Tulis Festival Wirakarya Kampung Kelir

Saatnya Adu Keren Karya Tulis Festival Wirakarya Kampung Kelir - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Saatnya Adu Keren Karya Tulis Festival Wirakarya Kampung Kelir, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Saatnya Adu Keren Karya Tulis Festival Wirakarya Kampung Kelir
link : Saatnya Adu Keren Karya Tulis Festival Wirakarya Kampung Kelir

Baca juga


Saatnya Adu Keren Karya Tulis Festival Wirakarya Kampung Kelir

Salah satu peserta yang nyaris menyelesaikan karya tulisnya berasal dari zona Probolinggo. ’’Persiapan untuk naskahnya tinggal tanda tangan ketua harian kwarcab,’’ tutur Fransisca Ayudya Sari, siswi SMKN 1 Probolinggo. Praktiknya, lanjut dia, sudah mencapai 80 persen.

Secara singkat Fransisca menjelaskan garis besar proyek TTG yang dirancang. ’’TTG ini mengambil topik pembuatan website,’’ jelas siswi SMKN 1 Probolinggo tersebut.


MULAI BERDATANGAN: Para peserta yang mengikuti acara Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka Temenggungan di Banyuwangi.
(Galih Cokro/Jawa Pos/JawaPos.com)

Sebenarnya, ide awal TTG Fransisca berubah-ubah. Namun, pembimbing sekaligus ketua jurusannya menyarankan Fransisca untuk membuat TTG sesuai keahliannya. Yakni, rekayasa perangkat lunak. ’’Kebetulan keahlian saya membuat coding-coding untuk website,’’ papar dara 17 tahun tersebut.

Untuk mengisi website-nya, Fransisca meminta pendapat beberapa guru pembimbing dan kenalannya. ’’Saya bertanya-tanya, di Probolinggo ini kira-kira apa yang kurang dimunculkan,’’ paparnya. Dari hasil diskusi dengan beberapa pihak, dia memutuskan mengangkat pariwisata lokal.

Menurut Fransisca, Probolinggo memiliki banyak objek wisata yang menarik. Ada yang terkenal seperti Air Terjun Madakaripura, tetapi lebih banyak lagi spot-spot wisata yang belum dikenal luas. ’’Terkadang yang tahu tempat-tempat wisata itu hanya orang-orang Probolinggo dan sekitarnya seperti Lumajang dan Jember,’’ tutur Fransisca. Lewat website itu, dia ingin memperkenalkan lebih banyak lagi daya tarik wisata tempat tinggalnya.

Selama proses pembuatan proyek TTG, Fransisca mengakui bahwa dirinya menemukan beberapa kendala. Salah satunya, terjun ke lapangan. ’’Kalau terjun langsung ke tempat-tempat wisata sulit. Saya juga tidak tahu siapa juru kuncinya dan asal usul tempat itu,’’ lanjutnya.

Di situlah tantangan terbesar yang harus dipecahkan. Harapannya, website buatannya tersebut bisa menyajikan informasi pariwisata Probolinggo dengan sangat lengkap. Bagaimana hasil akhir website karya Fransisca?

Jawabannya bisa ditemukan pada penilaian final pada 5 Agustus. Babak final bakal diselenggarakan di Grand City Surabaya. Sebanyak 44 peserta dari 11 zona akan berkompetisi menampilkan proyek TTG mereka. Hanya empat peserta terbaik yang akan keluar sebagai pemenang Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka. Jangan lupa dukung terus para Pramuka terbaik Jawa Timur untuk menghasilkan TTG paling keren! (deb/c15/git)

Sumber: jawapos.com


Demikianlah Artikel Saatnya Adu Keren Karya Tulis Festival Wirakarya Kampung Kelir

Sekianlah artikel Saatnya Adu Keren Karya Tulis Festival Wirakarya Kampung Kelir kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Saatnya Adu Keren Karya Tulis Festival Wirakarya Kampung Kelir dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/07/saatnya-adu-keren-karya-tulis-festival.html
Powered by Blogger.