Tewas Setelah Kejang Saat di Sel, Keluarga Korban Akan Laporkan Polisi
Judul : Tewas Setelah Kejang Saat di Sel, Keluarga Korban Akan Laporkan Polisi
link : Tewas Setelah Kejang Saat di Sel, Keluarga Korban Akan Laporkan Polisi
Tewas Setelah Kejang Saat di Sel, Keluarga Korban Akan Laporkan Polisi
Iwan, kakak kandung korban, Jum’at (30/6) menjelaskan, korban ke Dompu pada hari Minggu (25/6) usai salat Idul Fitri. Saat itu korban meminta uang lebaran pada bibinya di Desa Karijawa. Setelah menerima uang, korban diminta pulang ke Bima.
“Adik saya merasa kalau keluarga di sana mengusir dia. Saat itu korban naik ke atap rumah dan keluarga meminta bantuan polisi untuk mengamankannya,” ujar Iwan.
Dikatakan Iwan, saat itu saudaranya dibawa ke Mapolres Dompu. Korban sengaja ditahan untuk memberikan efek jera.Korban ditahan dengan sangkaan melakukan mencurian.
“Dayat ditahan selama tiga hari. Hari pertama dan kedua, keluarga masih bisa menjenguk. Tapi hari ketiga, keluarga tidak diperbolehkan menjenguk tanpa alasan yang jelas," bebernya.
Karena tak memiliki uang lagi, keluarga korban, Rabu sore (28/6) memutuskan kembali ke Bima. Namun di tengah jalan, keluarga korban menerima telepon dari polisi, bahwa saudaranya koma dan berada di rumah sakit Dompu.
“Keluarga saat itu kembali ke Dompu dan ke rumah sakit. Korban dalam keadaan koma dengan luka di sekujur tubuh. Dan di bagian kemaluannya terlihat ada bekas luka bakar,” ujarnya.
Dibeberkan Iwan, Jum’at dini hari (30/6) korban meninggal dunia di rumah sakit Dompu. Kemudian jenazah korban dipulangkan ke rumah duka menggunakan mobil ambulans polisi. Jum’at pagi jenazah korban dibawa ke RSUD Bima untuk dilakukan outopsi.
“Kasus ini akan kami laporkan. Kematian saudara kami ini sungguh tidak wajar,” tegasnya.
Sementara itu Waka Polres Dompu Kompol Etek Riawan yang dikonfirmasi via ponselnya menjelaskan, Dayat ditahan atas laporan kasus percobaan pencurian di Desa Karijawa. Karena hendak dihakimi warga, polisi mengamankan terduga pelaku pencurian tersebut di sel tahanan Mapolres Dompu. Pada hari ketiga, Dayat kejang-kejang dan mulut berbusa. Saat itu ia dilarikan ke rumah sakit Dompu untuk mendapatkan perawatan medis.
“Kami tidak tahu ada luka serius di tubuh Dayat. Saat diamankan, setahu kami tidak ada luka kok,” jelas Etek sebagaimana dilansir Timor Ekspress (Jawa Pos Group), Minggu (2/7).
Waka Polres juga membantah pernyataan keluarga korban yang menyatakan ada oknum polisi yang meminta uang tebusan. Menurutnya, semua anggota yang piket saat itu sudah diperiksa. Tidak seorang pun yang mengakui hal itu.
“Anggota yang piket sudah kami periksa semua. Mereka mengaku tidak ada yang minta uang dan tidak ada yang melakukan penganiayaan,” pungkasnya. (yet/r4/nas/JPG)
Demikianlah Artikel Tewas Setelah Kejang Saat di Sel, Keluarga Korban Akan Laporkan Polisi
Anda sekarang membaca artikel Tewas Setelah Kejang Saat di Sel, Keluarga Korban Akan Laporkan Polisi dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/07/tewas-setelah-kejang-saat-di-sel.html?m=0
Post a Comment