Header Ads

Menteri Susi: Jangan Santun pada Pencuri Ikan

Menteri Susi: Jangan Santun pada Pencuri Ikan - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Menteri Susi: Jangan Santun pada Pencuri Ikan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Menteri Susi: Jangan Santun pada Pencuri Ikan
link : Menteri Susi: Jangan Santun pada Pencuri Ikan

Baca juga


Menteri Susi: Jangan Santun pada Pencuri Ikan

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjalankan kebijakan diskriminasi atau affirmative policy dengan mengesampingkan budaya sopan santun dalam menertibkan perairan Indonesia dari pencurian ikan. "Indonesia memang terkenal dengan masyarakatnya yang santun. Tapi kalau bertemu dengan pencuri ikan, ya, jangan santun. Kita sudah dirampok kapal asing bertahun-tahun. Kalau cuma diam, ya, kebangetan, kita tenggelamkan saja," ujarnya di Surabaya, Jumat (11/8).


Dia mengisahkan, sejak Indonesia mengizinkan kapal asing mencari ikan di laut nusantara pada 2001, banyak pihak yang kemudian bermain, misalnya memperbanyak secara ilegal dari satu izin kapal untuk digunakan 10 kapal atau bahkan lebih. Izin tersebut biasanya diperbanyak oleh kapal asing untuk ditunjukkan kepada petugas yang sedang berpatroli. "Tahun 2004 malah mulai banyak ditemui kapal-kapal asing yang beroperasi menggunakan bendera Indonesia," katanya.


Saat Susi menjabat Menteri, terdata lebih dari 10 ribu kapal asing yang mencuri ikan di laut Indonesia. "Dari Thailand ada lima ribu kapal, sedangkan China sekitar tiga ribu kapal," ujarnya. 


Sejak dulu, dia menambahkan, pencurian ikan di laut Indonesia hampir tak terlihat karena kapal-kapal asing tak pernah sandar ke pelabuhan. "Karena semua proses mulai dari pemindahan ikan sampai pengisian bahan bakar mereka lakukan di tengah laut," katanya.


Keberadaan kapal-kapal asing tersebut sangat mempengaruhi hasil tangkapan nelayan lokal. Juga berdampak pada bangkrutnya 115 pengekspor ikan dalam periode 10 tahun terakhir. "Dulu ikan Indonesia sampai 22 juta ton tapi kemudian berangsur turun hingga 6 juta ton setiap tahunnya," ujarnya.


Setelah Susi mengambil kebijakan tegas yang tanpa kompromi langsung menenggelamkan kapal asing yang tertangkap melakukan aktivitas pencurian ikan sejak tahun lalu, perekonomian nelayan lokal kini terpantau mulai membaik. Dari sebelumnya mendapat tangkapan 30 kilogram ikan per hari, menurut Susi, sekarang mampu memperoleh 90 kilogram.


Seiring keberhasilannya menekan angka pencurian ikan, Susi kini mulai berkampanye tentang pentingnya mengkonsumsi ikan. "Ikan merupakan ketahanan pangan yang baik karena memiliki komponen protein yang sangat diperlukan untuk menjadikan bangsa Indonesia pintar," ucapnya.

Sumber: republika.co.id


Demikianlah Artikel Menteri Susi: Jangan Santun pada Pencuri Ikan

Sekianlah artikel Menteri Susi: Jangan Santun pada Pencuri Ikan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Menteri Susi: Jangan Santun pada Pencuri Ikan dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/08/menteri-susi-jangan-santun-pada-pencuri.html
Powered by Blogger.