Header Ads

Pakai teknologi, lahan gambut bisa jadi penggerak ekonomi

Pakai teknologi, lahan gambut bisa jadi penggerak ekonomi - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pakai teknologi, lahan gambut bisa jadi penggerak ekonomi, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Pakai teknologi, lahan gambut bisa jadi penggerak ekonomi
link : Pakai teknologi, lahan gambut bisa jadi penggerak ekonomi

Baca juga


Pakai teknologi, lahan gambut bisa jadi penggerak ekonomi

Merdeka.com - Pengelolaan lahan gambut yang tepat bisa menjadi penggerak ekonomi baru di daerah seperti Riau. Dengan luas lahan gambut mencapai 4,6 juta hektar, atau sekitar 56 persen total luas wilayah Provinsi Riau, gambut merupakan potensi untuk dikembangkan.

"Ekosistem gambut itu punya kerentanan. Perlu input teknologi yang besar. Tapi perkenalan teknologi dan pengalaman, gambut juga bisa dimanfaatkan," ujar Akademisi Universitas Riau, Dr Suwondo dikutip Antara, Jumat (11/8).

Dia menegaskan masyarakat lokal jauh sebelum Indonesia merdeka telah hidup berdampingan di lahan gambut. Masyarakat setempat berhasil mengaplikasikan budidaya pertanian dan perkebunan di lahan gambut sebagai sumber kehidupan secara berkelanjutan.

Hal ini yang kemudian harus digali pemerintah untuk dipelajari lebih lanjut. Bagaimana menciptakan keseimbangan, yang kemudian harus dijadikan pelajaran. Untuk kemudian dapat dijadikan sebagai penggerak ekonomi.

Suwondo menambahkan selama ini yang menjadi masalah adalah lemahnya tata kelola hutan dan lahan gambut. "Pemerintah bukan tidak melakukan pengelolaan. Hanya saja masih perlu diperbaiki," katanya.

Dia mencontohkan, antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat memiliki pemetaan yang berbeda dalam tata kelola hutan. Untuk itu, ke depan, harus ada kebijakan satu peta yang sama dan tidak ada lagi perbedaan yang merugikan.

Total lahan gambut yang luas di Riau selama ini juga terbukti sebagai roda penggerak ekonomi Riau, dengan sektor perkebunan seperti sawit dan HTI yang berdiri diatasnya. Meskipun, dia mengakui isu kerusakan gambut yang berakibat pada kebakaran merupakan isu global dan terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki.

"Harus diakui, ada persoalan lingkungan. Tapi bukan berarti harus ditutup. Ini juga harus dilakukan pemerintah dengan berikan respon yang baik," jelasnya.

Senada dengan Suwondo, Pembina Yayasan Dr Sjahrir Kartini Sjahrir menambahkan pemanfaatan dan pengelolaan lahan gambut yang tepat, dipandang sebagai solusi pertumbuhan ekonomi. Dia memberikan contoh, pemanfaatan tanaman sagu atau sawit yang dikombinasikan dengan sistem tumpang sari bersama nanas, bisa menjadi lebih optimal.

"Kata kunci untuk menjembatani itu adalah inovasi dan teknologi," pungkas Kartini.

[sau]

Sumber: merdeka.com


Demikianlah Artikel Pakai teknologi, lahan gambut bisa jadi penggerak ekonomi

Sekianlah artikel Pakai teknologi, lahan gambut bisa jadi penggerak ekonomi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Pakai teknologi, lahan gambut bisa jadi penggerak ekonomi dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/08/pakai-teknologi-lahan-gambut-bisa-jadi.html
Powered by Blogger.