Header Ads

Brexit, Teror, dan Kebakaran, 3 Cobaan Wali Kota Muslim London

Brexit, Teror, dan Kebakaran, 3 Cobaan Wali Kota Muslim London - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Brexit, Teror, dan Kebakaran, 3 Cobaan Wali Kota Muslim London, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Brexit, Teror, dan Kebakaran, 3 Cobaan Wali Kota Muslim London
link : Brexit, Teror, dan Kebakaran, 3 Cobaan Wali Kota Muslim London

Baca juga


Brexit, Teror, dan Kebakaran, 3 Cobaan Wali Kota Muslim London

Liputan6.com, London - Wali kota Muslim London Sadiq Khan merasakan kemarahan dan kesedihan warga atas bencana kebakaran di apartemen Grenfell Tower Kamis malam, termasuk seorang anak laki-laki di bahu seseorang yang berteriak: "Berapa banyak anak yang meninggal? Apa yang akan Anda lakukan?"

Ketajaman pertanyaan ini datang dari seseorang yang sangat muda --dengan banyak keluarga dikhawatirkan hilang dalam kebakaran itu. Dan wali kota Muslim keturunan Pakistan itu menjawab pertanyaan sang bocah tersebut dengan mengatakan, "Saya tahu Anda marah dan kita akan mendapatkan jawabannya."

Tapi jawaban itu tidak menghentikan residen lain yang marah atas bencana itu sendiri dan masalah mengenai koordinasi upaya bantuan. Bagi mereka, bicara saja tidak cukup.


Dikutip dari CNN pada Minggu (18/6/2017), meskipun Khan menghadapi konfrontasi penuh kemarahan, setidaknya ia bertatap muka dengan para korban. Tidak seperti Perdana Menteri Inggris, Theresa May yang dikritik karena berkunjung secara diam-diam ke lokasi pada Kamis lalu.


May hanya bertemu dengan pemadam kebakaran dan polisi. Namun, pada Jumat 16 Juni 2017, kantor PM berjanji bahwa May akan bertemu dengan korban di rumah sakit terdekat.


Melihat respons sang wali kota dengan berbincang langsung menghadapi kemarahan warga, adalah melihat ketegaran seorang pemimpin yang kotanya didera berbagai macam cobaan dalam beberapa bulan terakhir.


Dalam beberapa jam api menjilat apartemen 24 lantai itu, Khan sebenarnya harus menghadiri upacara pembukaan Borough Market. Salah satu lokasi serangan teroris yang terjadi 11 hari sebelum peristiwa kebakaran.


Acara itu dimaksudkan untuk memperlihatkan persatuan warga melawan teroris yang menewaskan 8 orang di pusat keramaian itu dekat Jembatan London.


Namun, acara itu dibuat muram karena beberapa kilometer dari lokasi, api tengah berkobar.


Terlepas dari tragedi yang sedang berlangsung, Khan bertekad untuk terus melanjutkan kunjungannya ke Borough Market, di mana dia harus menyampaikan sebuah pernyataan yang merinci betapa tragisnya insiden yang telah menimpa kota tersebut.


Jawabannya lebih bersifat pribadi daripada politik, dia berbicara tentang bagaimana dia "benar-benar hancur melihat adegan mengerikan kebakaran besar di Grenfell Tower di Kensington."


Mengunjungi lokasi kebakaran setelah upacara Borough Market, ada nada kemarahan dalam pernyataan Khan, dengan mengatakan bahwa dia akan meminta pertanyaan terjawab tentang bagaimana tragedi itu bisa terjadi.


Respons emosionalnya itu menggarisbawahi bagaimana Khan dipandang sebagai orang London, mengeyampingkan bahwa ia juga seorang politisi.


Selama masa kampanyenya tahun 2016 Khan mengutamakan isu ketidakadilan dan ingin menyatukan perbedaan di komunitas. Ia adalah wali kota London yang berasal dari minoritas memiliki gaya membumi yang membantunya mendapat suara paling banyak dibandingkan para politisi di Inggris lainnya.


Gaya Khan sangat kontras dengan pendahulunya, Boris Johnson yang kini jadi Menlu Inggris.


Sebagai seorang warga London dan sebagai walikota Muslim pertama di kota itu, Khan telah mampu memberikan suara pemersatu setelah terjadinya setiap tragedi yang berturut-turut menimpa ibu kota Inggris itu selama setahun. 


Brexit, serangan di Westminster pada bulan Maret, dan teror London Bridge serta kebakaran  telah memberi trauma yang mendalam dalam beberapa bulan terakhir ini. Bagi Khan, ketiga peristiwa itu telah berkontribusi sebagai cobaan tahun pertamanya sebagai wali kota.


Berikut 3 cobaan yang dihadapi Sadiq Khan dan bagaimana responsnya menghadapi masalah itu. Liputan6.com mengutip dari berbagai sumber pada Minggu, (18/6/2017)

Sebelumnya, saksikan video seorang korban kebakaran London yang terjebak di lantai 23. Kala itu ia melakukan Facebook Live disaksikan para kontaknya di media sosial itu. Nasibnya hingga kini belum diketahui...:

Sumber: liputan6.com


Demikianlah Artikel Brexit, Teror, dan Kebakaran, 3 Cobaan Wali Kota Muslim London

Sekianlah artikel Brexit, Teror, dan Kebakaran, 3 Cobaan Wali Kota Muslim London kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Brexit, Teror, dan Kebakaran, 3 Cobaan Wali Kota Muslim London dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/brexit-teror-dan-kebakaran-3-cobaan.html
Powered by Blogger.