Cerita Mahasiswa Indonesia Jalani Ramadan di Luar Negeri
Judul : Cerita Mahasiswa Indonesia Jalani Ramadan di Luar Negeri
link : Cerita Mahasiswa Indonesia Jalani Ramadan di Luar Negeri
Cerita Mahasiswa Indonesia Jalani Ramadan di Luar Negeri
JAKARTA - Menjalani Ramadan di negeri orang tentu bukan perkara mudah. Pasalnya perbedaan budaya, bahasa sampai cuaca pasti akan menjadi tantangan tersendiri. Hal itulah yang dirasakan oleh mahasiswa Indonesia yang saat ini sedang menempuh pendidikan di luar negeri.
Salah satunya yang dialami Muhammad Ariandi, mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Tunisia.
BERITA REKOMENDASI
“Ramadan di Tunisia ini sangat berbeda. Kami sendiri tidak bisa merasakan hangatnya menjalani Ramadan bersama keluarga saat berbuka maupun sahur,” ungkap Ariandi saat dihubungi Okezone melalui surat elektronik, belum lama ini.
Meskipun tidak bisa merayakan Ramadan bersama keluarga, namun Ariandi tetap bersyukur. Pasalnya makanan khas nusantara yang membuatnya rindu bisa ditemukan setiap pekan.
“Setiap pekannya ada terawih bersama dan dihidangkan dengan makanan nusantara. Jadi terobati kerinduannya,” ujarnya.
Selain Ariandi, ada juga mahasiswa Indonesia lainnya yang sedang menjalani studi di Tunisia yakni Labib Elmuna. Hal serupa juga dialami oleh mahasiswa yang saat ini sedang mengambil studi Magister tersebut.
“Kalau perbedaan yang saya rasakan yakni pada cuacanya. Karena di sini itu cuacanya sangat panas sekali,” ucapnya.
Labib mengaku sudah empat tahun berturut-turut menjalani Ramadan di Tunisia. “Kebetulan sejak kuliah S-1, saya sudah kuliah di Tunisia. Jadi ini adalah tahun keempat saya,” jelasnya.
Bertahun-tahun menjalani Ramadan yang jauh dari keluarga tentu bukan hal yang mudah. Namun Labib mengaku tetap ada hal menyenangkan yang bisa dirasakan selama menjalani puasa di negeri orang tersebut.
“Menariknya itu, sambutan dari beberapa kenalan mereka selalu mengundang kita untuk berbuka puasa di rumah mereka,” tututurnya.
Ia menambahkan, hidangan yang mereka sajikan banyak. Ditambah lag, mereka juga menyajikan sejumlah makanan khas Tunisia.
“Kalau untuk orang Indonesia itu tergolong banyak. Karena ada hidangan pembuka, menu utama, penutup dan mansion,” tambahnya.
Sumber: okezone.comDemikianlah Artikel Cerita Mahasiswa Indonesia Jalani Ramadan di Luar Negeri
Anda sekarang membaca artikel Cerita Mahasiswa Indonesia Jalani Ramadan di Luar Negeri dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/cerita-mahasiswa-indonesia-jalani_21.html
Post a Comment