Detik-Detik Asworo Menghabisi Tunangannya Sebelum Foto Prewedding
Judul : Detik-Detik Asworo Menghabisi Tunangannya Sebelum Foto Prewedding
link : Detik-Detik Asworo Menghabisi Tunangannya Sebelum Foto Prewedding
Detik-Detik Asworo Menghabisi Tunangannya Sebelum Foto Prewedding
Kamis, 15 Juni 2017 | 17:35 WIB
Asworo tersangka kasus pembunuhan tunangannya sendiri Catarina Wiedjawati di Ruang Tahanan Polda Sumsel, Kamis, 15 Juni 2017, dan kunci stir mobil (kanan) yang digunakan untuk membunuh. (Tempo/Supardi)
TEMPO.CO, Palembang - Asworo, tersangka pembunuhan Chatarina Wiedyawati, Martinus Asworo, 32 tahun, kini sedang sakit di Rumah Tahanan, Polda Sumatera Selatan. Keduanya adalah sepasang kekasih yang sedang bersiap untuk melangsungkan pernikahan. Asworo menceritakan detik-detik saat ia menghabisi tunangannya sebelum foto prewedding.
Baca: Kasus Pembunuhan Tunangan, Polisi Palembang Siap Limpahkan Berkas
“Saya menyesal. Saya minta maaf,” kata Asworo dengan mata berkaca-kaca saat ditemui Tempo, Kamis, 15 Juni 2017.
Asworo membunuh Chatarina atau biasa disapa Wiwit karena keduanya bertengkar saat menyiapkan pernikahan, yang akan berlangsung Selasa, 5 September 2017.
Asworo menjelaskan pertengkaran itu semakin memanas ketika hari Sabtu, 6 Mei 2017 saat keduanya sedang dalam perjalanan semobil dari Prabumulih menuju Palembang.
Dari Palembang, keduanya berencana ke Yogyakarta, Minggu, 7 Mei 2017, untuk membeli suvenir dan melaksanakan foto prapernikahan.
Puncak pertengkaran keduanya terjadi pada Minggu, 7 Mei 2017 sekitar pukul 05.00 WIB saat keduanya sedang di dalam mobil Toyota Innova warna hitam bernomor polisi BG-1719-YA.
Keduanya berangkat dari Hotel Azzah di Jalan Angkatan 45, menuju Jalan Bandara SMB II. Pada saat itulah Asworo membelokkan mobil ke Jalan Sei Sedapat 1 Lorong Setia Bakti 1 RT 41 RW 08, Kelurahan Suka Jaya, Kecamatan Sukarami, Palembang,
Asworo memukul wajah Chatarina menggunakan tangan kosong hingga korban pingsan. Asworo lalu memindahkan tubuh Chatarina ke bangku belakang lalu dia memukul korban lagi menggunakan kunci stir. Tubuh Chatarina lalu dibuang di semak-semak pohon Jalan Sei Sedapat.
Ketika ditemui Tempo, Asworo terlihat masih terbaring lemas. Ada barisan bekas kerokan di punggungnya oleh teman satu selnya.
“Sejak semalam saya muntah-muntah. Selain sakit menahan bekas luka tembak di kedua kaki juga menahan muntah,” kata Asworo.
Asworo menduga ini karena dia sedang masuk angin. “Belum dicek dengan dokter, tapi sudah kerokan kok,” kata dia.
Menurut B. Sumarlin, salah satu polisi penjaga rutan Polda Sumsel, Asworo mengalami muntah – muntah sejak semalam.
Baca: Bunuh Tunangan di Palembang, Pria Ini Tertangkap di Lampung
“Asworo tidak bisa jalan karena kakinya ditembak. Beberapa kali muntah, ya, diangkat saja tubuhnya oleh teman-temannya,” kata Sumarlin datar.
AHMAD SUPARDI
Demikianlah Artikel Detik-Detik Asworo Menghabisi Tunangannya Sebelum Foto Prewedding
Anda sekarang membaca artikel Detik-Detik Asworo Menghabisi Tunangannya Sebelum Foto Prewedding dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/detik-detik-asworo-menghabisi.html
Post a Comment