Filipina khawatir tak bisa bebaskan Marawi pada Idul Fitri
Judul : Filipina khawatir tak bisa bebaskan Marawi pada Idul Fitri
link : Filipina khawatir tak bisa bebaskan Marawi pada Idul Fitri
Filipina khawatir tak bisa bebaskan Marawi pada Idul Fitri
Merdeka.com - Hingga hari ke-25 Ramadan, militer Filipina masih terus terlibat pertempuran sengit dengan kelompok militan gabungan pro Negara Islam Irak dan Suriah di Kota Marawi, Provinsi Lanao Del Sur, Wilayah Otonomi Muslim Mindanao. Meski mereka berkeras bakal mengakhiri perlawanan kelompok bersenjata pada Idul Fitri, tetapi nampaknya mereka ragu hal itu bisa ditepati.
"Kami menargetkan membersihkan Marawi pada akhir Ramadan," kata Juru Bicara Militer Filipina, Brigjen. Restituto Padilla, seperti dilansir dari laman Reuters, Selasa (20/6).
Pertempuran antara militer Filipina dengan kelompok militan pro ISIS sudah memasuki pekan kelima. Bahkan, tenggat ditetapkan Presiden Rodrigo Duterte buat merebut kembali Kota Marawi sudah dua kali meleset. Pertama pada sepekan pertama konflik dan Hari Kemerdekaan Filipina pada 12 Juni lalu. Serangan udara terus digelar buat menggempur posisi milisi di bagian selatan kota.
Sepanjang pertempuran, sudah 350 orang tewas. Bahkan, diduga sebagian milisi meloloskan diri dengan menyamar menjadi pengungsi.
"Kami tidak menetapkan tenggat waktu melihat rumitnya situasi peperangan. Kami hanya berusaha melakukan yang terbaik buat membebaskan Marawi secepatnya," ujar Padilla.
Kekhawatiran dari rencana militer Filipina bakal gagal karena ada pertanda perlawanan bakal menghebat selepas Idul Fitri, sebab diduga kelompok bersenjata lain bakal datang membantu buat mempertahankan Kota Marawi dan mendirikan wilayah cabang ISIS di Asia Tenggara.
"Kami mengawasi betul-betul sejumlah kelompok bersenjata lain supaya tidak ikut dalam pertempuran," ucap Padilla.
Hari ini, militer Filipina terus mendesak posisi para militan ke arah danau terletak di pinggiran kota. Namun, para milisi melawan dengan tembakan dan granat luncur (RPG). Baku tembak sempat terhenti saat hujan deras.
"Kami terus merebut wilayah dan maju ke pusat kota," kata Juru Bicara Militer Filipina, Letkol Jo-Ar Herrera.
Mereka juga mesti menyisir seluruh bangunan sudah ditinggalkan para milisi. Hingga hari ini, peperangan itu menelan korban jiwa 258 militan, 65 aparat, dan 26 warga sipil. Ratusan warga diyakini masih berada di dalam kota bersembunyi di bagian bawah rumah mereka. [ary]
Sumber: merdeka.comDemikianlah Artikel Filipina khawatir tak bisa bebaskan Marawi pada Idul Fitri
Anda sekarang membaca artikel Filipina khawatir tak bisa bebaskan Marawi pada Idul Fitri dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/filipina-khawatir-tak-bisa-bebaskan.html
Post a Comment