Investasi di Semarang Meningkat Signifikan
Judul : Investasi di Semarang Meningkat Signifikan
link : Investasi di Semarang Meningkat Signifikan
Investasi di Semarang Meningkat Signifikan
SEMARANG – Investasi di Kota Semarang meningkat signifikan. Pada 2010, total investasi yang masuk kurang dari Rp 1 triliun, tetapi per 2016 jumlah investasi di Kota Semarang menjadi Rp 12,5 triliun.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dalam Focus Group Discussion (FGD) Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal oleh Pemerintah Daerah di Crowne Plaza Hotel, kemarin.
Dia menyatakan peningkatan investasi didukung empat hal. ’’Pertama adalah kondusifitas wilayah, kedua potensi ekonomi di suatu daerah, ketiga akses yang mudah dijangkau yang terakhir adalah jaminan administrasi,’’ papar Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi.
Menurutnya, empat hal tersebut dan dukungan dari berbagai pihak merupakan syarat mutlak untuk meningkatkan perekomomian suatu daerah.
Dalam menjaga kondusifitas, pihaknya menggelar berbagai aktivitas yang langsung bersinggungan dengan masyarakat dan tokoh agama yang dikemas dalam berbagai kegiatan.
Di sisi administrasi, pihaknya tidak akan segan-segan menindak pegawai yang bermain. Dia tidak menginginkan investor dijadikan sapi perah ketika mengurus perizinan. ’’Kami selalu menyadarkan teman-teman Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak bermain terkait masalah perizinan. Investor masuk memberikan dampak positif misalnya mengurangi pengangguran dan yang jelas menambah peasukan kas daerah,’’imbuhnya.
Kereta Cepat
Hendi yakin pada 2018 nanti Kota Semarang akan semakin berkembang. Karena beberapa prasarana transportasi seperti fasilitas baru bandara dan beberapa jalan tol akan mulai difungsikan pada tahun tersebut. ’’Informasinya, pada 2018 nanti pemerintah pusat juga akan membuat kereta cepat Jakarta- Surabaya dengan jarak tempuh enam jam. Jadi Kota Semarang yang berada di tengah-tengah bisa ditempuh tiga jam dari kedua daerah tersebut. Ini menjadi salah satu hal menarik bagi investor.’’ Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo mengatakan, Jawa Tengah masih menjadi daerah yang menarik bagi investor.
Sebab, selain potensi daerah yang ada upah minimum juga tidak terlalu mahal dari wilayah lain di Indonesia. ’’Adapun investor di Jawa Tengah yang paling banyak berasal dari Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, dan Amerika,’’ jelas Hendi. (fri, K18-57)
Comments
comments
Sumber: suaramerdeka.comDemikianlah Artikel Investasi di Semarang Meningkat Signifikan
Anda sekarang membaca artikel Investasi di Semarang Meningkat Signifikan dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/investasi-di-semarang-meningkat.html
Post a Comment