Header Ads

KECELAKAAN LAUT : Sebuah Kapal Jungkung Karam, Nelayan Rugi Rp20 Juta

KECELAKAAN LAUT : Sebuah Kapal Jungkung Karam, Nelayan Rugi Rp20 Juta - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul KECELAKAAN LAUT : Sebuah Kapal Jungkung Karam, Nelayan Rugi Rp20 Juta, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : KECELAKAAN LAUT : Sebuah Kapal Jungkung Karam, Nelayan Rugi Rp20 Juta
link : KECELAKAAN LAUT : Sebuah Kapal Jungkung Karam, Nelayan Rugi Rp20 Juta

Baca juga


KECELAKAAN LAUT : Sebuah Kapal Jungkung Karam, Nelayan Rugi Rp20 Juta

Sebuah kapal jungkung milik nelayan karam di perairan Pantai Baron


Solopos.com, GUNUNGKIDUL-  Sebuah kapal jungkung milik nelayan karam di perairan Pantai Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari, Selasa (12/6/2017) sekitar pukul 04.30 WIB.


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta karena kapal dan peralatan tangkap yang dimiliki tidak dapat diselamatkan.



Peristiwa nahas yang menimpa Kapal Motor (KM) Idola bermula saat korban atas nama Giman,50, Dusun Ngasem, Desa Kemadang dan Slamet,53, warga Dusun Ngepung, Kemadang pergi mengambil mesin untuk melaut dengan posisi kapal berada di bibir pantai.


Saat ditinggalkan, tiba-tiba datang ombak besar menyeret kapal ke tengah dan terhempas di tebing karang di sisi selatan Pantai Baron. Akibatnya peralatan tangkap dan kapal karam sehingga tidak dapat diselamatkan.


Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, peristiwa karamnya KM Idola tidak sampai mengakibatkan korban jiwa. Sebab saat kapal terseret ke tengah, kedua nelayan tidak dilokasi karena sedang mengambil mesin untuk melaut.


“Jadi saat kejadian, posisi kapal sedang ditinggal di bibir pantai,” kata Suris kepada wartawan, Selasa (13/6/2017).


Menurut dia, pasca terseretnya kapal, korban melaporkan kejadian tersebut ke Posko SAR. Laporan itu ditindaklanjuti dengan menerjunkan 20 personel untuk proses evakuasi. Namun dikarenakan kapal sudah terdampar di tebing karang dan posisi karam, maka upaya evakuasi tidak membuahkan hasil.


“Tidak bisa diselamatkan dan kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta karena kapal dan peralatan tangkap rusak,” ujarnya.


Menurut dia, karamnya kapal milik nelayan harus menjadi pelajaran bersama. Oleh karenanya, Suris meminta kepada nelayan agar berhati-hati saat menambatkan kapal. Hal ini untuk mengantisipasi kerusakan kapal karena ombak  di Perairan Pantai Selatan.

<!---->
lowongan kerja
lowongan kerja BMT DINAR MULYA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
<!--
--> Sumber: solopos.com


Demikianlah Artikel KECELAKAAN LAUT : Sebuah Kapal Jungkung Karam, Nelayan Rugi Rp20 Juta

Sekianlah artikel KECELAKAAN LAUT : Sebuah Kapal Jungkung Karam, Nelayan Rugi Rp20 Juta kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel KECELAKAAN LAUT : Sebuah Kapal Jungkung Karam, Nelayan Rugi Rp20 Juta dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/kecelakaan-laut-sebuah-kapal-jungkung.html
Powered by Blogger.