Ketika Din Syamsuddin Juluki JK sebagai Man of Reconciliation
Judul : Ketika Din Syamsuddin Juluki JK sebagai Man of Reconciliation
link : Ketika Din Syamsuddin Juluki JK sebagai Man of Reconciliation
Ketika Din Syamsuddin Juluki JK sebagai Man of Reconciliation
Julukan itu diberikan Din, karena JK dinilainya mampu menengahi konflik Qatar.
Sebab, katanya, JK dinilai punya banyak pengalaman soal resolusi konflik. Bukan hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri.
Din yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI)
menuturkan posisi Indonesia sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas aktif bisa diaplikasikan segera.
Misalnya, lanjut Din, pemerintah bisa mengutus pejabat tingkat tinggi untuk mengambil peran.
"Boleh jadi bapak wakil presiden yang dikenal sebagai Man of Reconciliation dan saya kira beliau juga dikenal di negara-negara tersebut," ujar Din sebelum buka bersama JK di rumah dinasnya Jalan Diponegoro, Senin (12/6) petang.
Selain mengutus orang berpengaruh, Indonesia juga bisa memanfaatkan posisinya di OKI. Misalnya mendesak segera mengadakan sidang darurat negara-negara OKI.
"Walaupun tidak mudah karena markas besar OKI berada di Jeddah dan sekjennya berasal dari Saudi Arabia," ujar dia.
Tapi, menurut Din, Indonesia bisa mengambil inisiatif untuk mengundang negara OK ke Indonesia.
Khususnya negara yang belum terlibat di dalam koflik pemutusan hubungan dengan Qatar.
"Kalau ada sekitar sepuluh atau 12 plus satu, 13 masih ada 40-an negara-negara OKI yang bisa diajak oleh Indonesia untuk melakukan gerakan-gerakan moral," imbuhnya. (jun/jpk)
Demikianlah Artikel Ketika Din Syamsuddin Juluki JK sebagai Man of Reconciliation
Anda sekarang membaca artikel Ketika Din Syamsuddin Juluki JK sebagai Man of Reconciliation dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/ketika-din-syamsuddin-juluki-jk-sebagai.html
Post a Comment