Header Ads

Ketika JCC Jadi Mimpi Buruk para Raksasa di Indonesia Open

Ketika JCC Jadi Mimpi Buruk para Raksasa di Indonesia Open - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Ketika JCC Jadi Mimpi Buruk para Raksasa di Indonesia Open, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Ketika JCC Jadi Mimpi Buruk para Raksasa di Indonesia Open
link : Ketika JCC Jadi Mimpi Buruk para Raksasa di Indonesia Open

Baca juga


Ketika JCC Jadi Mimpi Buruk para Raksasa di Indonesia Open

Banyak bintang bertumbangan di babak I Indonesia Open 2017.

Ganda putra Indonesia, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya, tersingkir di Indonesia Open (Dokumentasi PBSI)

VIVA.co.id – Turnamen bulutangkis berkelas internasional, BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017, menghadirkan sejumlah cerita menarik. Drama dan kejutan kerap mencuat selama tiga hari penyelenggaraan.



Bintang-bintang top dunia sudah tumbang sejak putaran I. Dari Indonesia saja, ganda andalan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sudah angkat koper.



Mereka dikalahkan oleh ganda nonunggulan, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, di laga perdana dengan skor 16-21, 16-21.



Sektor ganda putri juga kehilangan jagoannya, Misaki Matsumoto/Ayaka Takanashi. Keduanya kalah dari duo China, Huang Yaqiong/Yu Xiaohan, dua set langsung, 7-21 dan 20-22.



Dua tunggal putri unggulan, Carolina Marin dan Ratchanok Intanon, pun harus telan pil pahit di Indonesia Open kali ini. Mereka sudah tersingkir di babak I.



Berikut daftar unggulan yang sudah tersingkir di babak I Indonesia Open 2017:



Tzu Wei Wang (Taiwan) vs Lin Dan (China) [7]; 21-16, 21-18



Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark) vs Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia) [1]; 21-16, 21-16



Huang Yaqiong/Yu Xiaohan (China) vs Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang) [1]; 21-7, 22-20



Mathias Christiansen/Sara Thygesen (Denmark) vs Praveen Jordan/Debby Susanto (Indonesia) [7]; 15-21, 21-19, 21-11.



Saina Nehwal (India) vs Ratchanok Intanon (Thailand) [8]; 17-21, 21-18, 21-12



Chen Xiaoxin (China) vs  Carolina Marin (Spanyol) [2]; 21-12, 10-21, 22-20

(one)










BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Load More...
Sumber: viva.co.id


Demikianlah Artikel Ketika JCC Jadi Mimpi Buruk para Raksasa di Indonesia Open

Sekianlah artikel Ketika JCC Jadi Mimpi Buruk para Raksasa di Indonesia Open kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Ketika JCC Jadi Mimpi Buruk para Raksasa di Indonesia Open dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/ketika-jcc-jadi-mimpi-buruk-para.html
Powered by Blogger.