Header Ads

Kondisi yang Membuat Donor Darah Bisa Mematikan

Kondisi yang Membuat Donor Darah Bisa Mematikan - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kondisi yang Membuat Donor Darah Bisa Mematikan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kondisi yang Membuat Donor Darah Bisa Mematikan
link : Kondisi yang Membuat Donor Darah Bisa Mematikan

Baca juga


Kondisi yang Membuat Donor Darah Bisa Mematikan

DARAH hasil donor jika dibiarkan terlalu lama ternyata berbahaya bagi tubuh. Darah yang disimpan lebih dari 6 minggu memiliki kadar zat besi yang berbahaya bagi tubuh karena bisa menyebabkan penggumpalan darah. Sebab, semakin lama disimpan, semakin banyak zat besi yang dilepaskan.


Para ahli memperingatkan, untuk menyelamatkan ribuan orang dari bahaya, bank darah bisa mengubah batas maksimum penyimpanan darah. Namun yang menjadi masalah adalah jumlah pasokan sumbangan darah untuk memenuhi permintaan masih kurang. Sedangkan transfusi darah masih sering dilakukan oleh pasien rawat inap.


Menurut Dr Eldad Hod, profesor patologi dan biologi sel di Columbia University Medical Center, “Sel-sel darah merah akan menua dan semakin disimpan dalam jangka waktu lama, semakin mengalamin keruskan,” seperti yang dilansir dari Dailymail, Rabu (14/6/2017).


Kita semua tahu bahwa zat besi adalah nutrisi utama untuk membantu darah membawa oksigen dari paru-paru ke organ lain. Namun, bagaimanapun zat besi dapat menyebabkan komplikasi kesehatan seperti penggumpalan darah. Dr Hod menambahkan, “Resipien yang menerima darah yang sudah disimpan lebih dari enam minggu bisa terkena sejumlah infeksi dari zat besi yang terkandung dalam darah.”


Dalam sebuah penelitian, dua puluh jam setelah transfuse, tujuh dari sembilan pasien yang menerima darah yang telah disimpan selama enam minggu mengalami penggumpalan darah dan tidak bisa memetabolisme sel-sel darah yang rusak secara tepat. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa transfusi darah yang sudah lama disimpan berdampak pada kesehatan resipien. Hasil dari penelitian ini memang mengundang kontroversi.


Menurut Dr Hod, beberapa cara yang bisa dilakukan adalah menyimpan darah dalam larutan dan variabilitas donor. Mungkin ada darah seseorang yang bisa disimpan selama 42 hari dan ada yang tidak. Maka dari itu, dengan mengetahui faktor genetik dan lingkungan pendonor, bisa didapatkan solusi penyimpanan yang lebih baik.

Sumber: okezone.com


Demikianlah Artikel Kondisi yang Membuat Donor Darah Bisa Mematikan

Sekianlah artikel Kondisi yang Membuat Donor Darah Bisa Mematikan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kondisi yang Membuat Donor Darah Bisa Mematikan dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/kondisi-yang-membuat-donor-darah-bisa.html
Powered by Blogger.