Masuki Kemarau, Hydrant Dicek Intensif
Judul : Masuki Kemarau, Hydrant Dicek Intensif
link : Masuki Kemarau, Hydrant Dicek Intensif
Masuki Kemarau, Hydrant Dicek Intensif
SARANA: Sebuah hydrant di kawasan Pasar Gede, berdiri mepet dengan tembok bangunan. Dinas PMK secara bertahap mengecek seluruh hydrant yang ada di Kota Solo, untuk mengetahui kondisinya terkini. (suaramerdeka.com/Yusuf Gunawan)
SOLO, suaramerdeka.com – Memasuki musim kemarau, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta mengintensifkan pengecekan hydrant yang tersebar di berbagai lokasi.
Hal itu dilakukan, untuk memastikan hydrant tetap berfungsi normal. Sehingga bisa digunakan sewaktu-waktu jika dibutuhkan.
Kepala Dinas Damkar Gatot Sutanto mengatakan, musim kemarau biasanya rawan kebakaran. Sebab, cuaca yang panas bisa memicu hubungan arus pendek pada jaringan listrik, yang bisa menyebabkan kebakaran.
Selain itu, musim kemarau juga membuat pasokan air kurang lancar. Hal itu bisa membahayakan, karena jika terjadi kebakaran, unit mobil pemadam butuh pasokan air lancar sehingga upaya pemadaman api bisa efektif.
“Maka itu, kami cek hydrant-hydrant yang ada di Kota Solo, untuk memastikan kondisinya normal atau tidak, pasokan airnya mencukupi atau kurang. Sehingga jika sewaktu-waktu dibutuhkan, siap digunakan,” katanya.
Dengan pengecekan tersebut, paling tidak bisa memberi jaminan rasa aman kepada masyarakat. Karena pasokan air yang dibutuhkan mobil pemadam bisa tercukupi, jika hydrant berfungsi normal.
Hydrant yang sudah dicek Dinas Damkar antara lain di Jalan Slamet Riyadi, Jalan Gajahmada dan hydrant di sekitar Monumen Pers. Petugas Dinas Damkar memastikan, bahwa hydrant berfungsi normal dan pasokan airnya cukup, dengan membuka penutup yang ada pada alat tersebut.
“Kami pastikan, sebagian besar hydrant masih berfungsi dengan normal. Jadi kalau misalnya nanti terjadi kebakaran dan mobil pemadam butuh pasokan air, bisa diambilkan dari hydrant terdekat,” imbuh Gatot.
Data dari Dinas Damkar menyebutkan, Solo memiliki 108 titik hydrant yang tersebar di berbagai penjuru kota. Dari jumlah tersebut, hanya ada beberapa yang kondisinya kurang bagus, sehingga tidak berfungsi optimal.
(Irfan Salafudin/CN41/SMNetwork)
Demikianlah Artikel Masuki Kemarau, Hydrant Dicek Intensif
Anda sekarang membaca artikel Masuki Kemarau, Hydrant Dicek Intensif dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/masuki-kemarau-hydrant-dicek-intensif.html
Post a Comment