Header Ads

Penerapan sekolah lima hari Jateng disesuaikan kondisi

Penerapan sekolah lima hari Jateng disesuaikan kondisi - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Penerapan sekolah lima hari Jateng disesuaikan kondisi, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Penerapan sekolah lima hari Jateng disesuaikan kondisi
link : Penerapan sekolah lima hari Jateng disesuaikan kondisi

Baca juga


Penerapan sekolah lima hari Jateng disesuaikan kondisi

Semarang (ANTARA Newsntara) - Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko mengatakan bahwa penerapan kebijakan Menteri Pendidikan Muhadjir Effendi terkait sekolah lima hari dalam sepekan, akan disesuaikan kondisi kesiapan dan kemampuan masing-masing sekolah.

"Sekolah lima hari adalah kebijakan pemerintah pusat, kami setuju namun disesuaikan dengan kondisi sekolah atau dengan kata lain dilakukan secara bertahap," katanya di Semarang, Minggu.

Menurut Heru, kondisi geografis, sarana prasarana, dan sumber daya manusia pada tiap sekolah di seluruh penjuru nusantara termasuk di Provinsi Jateng itu berbeda sehingga kebijakan sekolah lima hari tidak bisa ditetapkan secara serentak di semua sekolah di Indonesia.

Politikus PDI Perjuangan itu menyebutkan, jika kebijakan tersebut dilaksanakan di seluruh daerah, maka dalam perjalanannya tetap akan ada evaluasi terkait penyelenggaraan program hingga dampak lain, termasuk menyangkut nasib madrasah diniyah, TPQ, dan lembaga pendidikan nonformal lainnya pascapelaksanaan kebijakan tersebut.

"Keberadaan madrasah diniyah dan TPQ itu sebagai catatan bagaimana agar kebijakan tidak saling menyulitkan antara satu dengan yang lain. Saya kira pemerintah pusat dan presiden bijaksana serta prinsipnya pendidikan agama selain di sekolah itu penting," ujarnya.

Kebijakan lima hari sekolah, kata Heru, dilaksanakan secara selektif bagi sekolah yang telah memiliki kesiapan dalam berbagai aspeknya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi akan segera menerapkan kebijakan delapan jam belajar dengan lima hari sekolah mulai tahun ajaran 2017/2018.

Kebijakan itu merupakan implementasi dari program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang menitik beratkan lima nilai utama, yaitu religius, nasionalis, gotong royong, mandiri, dan integritas.

(U.KR-WSN/M019)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017



Sumber: antaranews.com


Demikianlah Artikel Penerapan sekolah lima hari Jateng disesuaikan kondisi

Sekianlah artikel Penerapan sekolah lima hari Jateng disesuaikan kondisi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Penerapan sekolah lima hari Jateng disesuaikan kondisi dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/penerapan-sekolah-lima-hari-jateng.html
Powered by Blogger.