Ragam Kuliner sebagai “Tombo Kangen”
Judul : Ragam Kuliner sebagai “Tombo Kangen”
link : Ragam Kuliner sebagai “Tombo Kangen”
Ragam Kuliner sebagai “Tombo Kangen”
SEMARANG – Festival Makanan Pulang Semarang 2 yang digelar di Pasaraya Sri Ratu Jalan Pemuda yang dibuka sejak Minggu (25/6) hingga Minggu (2/7) menjadi alternatif bagi pemudik, untuk mencari makanan unik khas Semarang di saat Lebaran. Ada 70 ragam dan jenis makanan, di antaranya ayam besengek, ayam keju molor, sate jamur, sop bebek, nasi gudeg, smile pizza, nasi pindang kudus, mie kopyok, ayam serepeh, bebek rica, bebek bacem, nasi ayam, nasi rawon, gule bustaman, lunpia, bandeng presto, aneka olahan singkong, bakso beranak, mangut, es gempol pleret, soto semarang, rainbow ice susu coklat, aneka es dan ice cream.
Penyelenggara acara dari Komunitas Kuliner Semarang Brotherfood, Firdaus Adinegoro mengatakan, acara yang dibuka mulai pukul 10.00 hingga pukul 21.00 itu mendapat respon masyarakat yang cukup baik karena mereka melepas kerinduan (tombo kangen) akan makanan tradisional sekaligus untuk pemudik yang kesulitan mencari makanan karena Lebaran.
Mendapat Perhatian
Salah satu stan yang mendapat perhatian pengunjung di antaranya dondurma, atau masyarakat menyebutnya es krim Turki. Di kota asalnya Kahramanmaras, es krim ini merupakan makanan penutup yang wajib ada pada setiap acara besar keluarga.
Bahan seperti susu dan gula pasti ada pada semua es krim, namun yang membedakan es krim turki adalah penambahan tepung bunga anggrek pegunungan dan bahan yang dikenal dengan nama mastic yang merupakan getah pohon yang dapat dikonsumsi. Mastic inilah yang membuat es krim lebih lama mencair dan lebih kenyal dan elastis.
Uniknya setelah melakukan pemesanan dan membayar jangan dianggap pembeli bisa dengan segera menikmati es krim tersebut, karena sudah menjadi tradisi pelayan akan melakukan atraksi yang menarik dan lucu terhadap es krim yang dipesan. Tekstur yang lengket dan tidak mudah mencair ini membuat es krim diputar-putar hingga sang pelayan bernama Turan kelahiran Turki itu puas mengerjai pembeli dan membuat orang sekeliling memperhatikannya, bahkan ada beberapa yang mengabadikannya dengan video maupun foto. (H84-63)
Comments
comments
Sumber: suaramerdeka.comDemikianlah Artikel Ragam Kuliner sebagai “Tombo Kangen”
Anda sekarang membaca artikel Ragam Kuliner sebagai “Tombo Kangen” dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/ragam-kuliner-sebagai-tombo-kangen.html
Post a Comment