Header Ads

RAMADAN FIT: Minggu Terakhir Puasa, Jangan Abaikan Dampak Makan Berlebihan

RAMADAN FIT: Minggu Terakhir Puasa, Jangan Abaikan Dampak Makan Berlebihan - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul RAMADAN FIT: Minggu Terakhir Puasa, Jangan Abaikan Dampak Makan Berlebihan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : RAMADAN FIT: Minggu Terakhir Puasa, Jangan Abaikan Dampak Makan Berlebihan
link : RAMADAN FIT: Minggu Terakhir Puasa, Jangan Abaikan Dampak Makan Berlebihan

Baca juga


RAMADAN FIT: Minggu Terakhir Puasa, Jangan Abaikan Dampak Makan Berlebihan

MAKAN banyak biasanya dialami beberapa orang yang berpuasa. Seperti ingin balas dendam, mereka akhirnya melahap semua makanan samapi perutnya terasa penuh.


Bahkan, makan banyak itu tidak hanya dilakukannya saat berbuka saja. Tetapi, juga setelah Salat Tarawih, atau bahkan sampai sebelum tidur dan terjadi juga saat makan sahur.


Bila Anda melihat atau merasakan kondisi tersebut, bisa saja itu bagian dari gangguan makan Binge atau berlebihan. Makan banyak pada kondisi masalah itu tidak dilakukan hanya pada satu malam saja, melainkan dilakukan secara rutin. Biasanya seminggu sekali selama 3 bulan atau lebih.


Dilansir dari Emedicinehealth, penderita gangguan makanan ini biasanya akan merasa tertekan. Sebab, dia tidak bisa mengendalikan berapa banyak makanan dan minuman yang dia konsumsi. Bila perutnya dirasa masih sanggup, maka mulut akan terus mengunyah. Pada saat puasa ini, kondisi tersebut biasanya terjadi saat berbuka puasa.


Nah, hal merugikan lainnya adalah setelah pasien mengonsumsi banyak makanan, dirinya akan merasa stres, malu, jijik sendiri, atau sedih. Tapi, semua itu tidak bisa dikendalikan saat dirinya sedang makan. Makanya, biasanya setelah perutnya sakit, dia akan menghindari lingkungannya, karena malu.


Mungkin Anda juga berpikiran, masalah ini mungkin disebut Bulimia. Namun, bisa dikatakan itu tidak sama. Walau pada beberapa kasus ada kesamaan seperti makan berlebihan secara teratur dan mereka juga merasakan emosi negatif yang sama.


Tapi, yang akhirnya membedakan masalah Binge dengan Bulimia adalah, penderita Bulimia mau “membersihkan” dirinya. Maksudnya adalah mereka penderita Bulimia bisa memuntahkan kembali makanan yang dia konsumsi, atau menggunakan obat pencahar.


Berbeda dengan Binge. Mereka biasanya tidak akan melakukan hal tersebut. Jadi, mereka kebanyakan akan langsung menjauh dari keramaian dan menerima sakit perutnya akibat kebanyakan makan.


Tidak ada upaya untuk mengurangi kelebihan makanan di dalam perutnya. Mereka soalnya beranggapan, melakukan hal tersebut karena dirinya membutuhkan itu untuk menghilangkan rasa lapar berlebih.

Sumber: okezone.com


Demikianlah Artikel RAMADAN FIT: Minggu Terakhir Puasa, Jangan Abaikan Dampak Makan Berlebihan

Sekianlah artikel RAMADAN FIT: Minggu Terakhir Puasa, Jangan Abaikan Dampak Makan Berlebihan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel RAMADAN FIT: Minggu Terakhir Puasa, Jangan Abaikan Dampak Makan Berlebihan dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/ramadan-fit-minggu-terakhir-puasa.html
Powered by Blogger.