Rupiah Berakhir Tergelincir di Tengah Pulihnya USD
Judul : Rupiah Berakhir Tergelincir di Tengah Pulihnya USD
link : Rupiah Berakhir Tergelincir di Tengah Pulihnya USD
Rupiah Berakhir Tergelincir di Tengah Pulihnya USD
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini tergelincir ke zona merah, meski masih berada di kisaran level Rp13.282/USD. Pelemahan mata uang Garuda terjadi saat USD mulai pulih setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan alias Fed rate.Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada hari ini ditutup pada level Rp13.284/USD atau menyusut dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.280/USD. Pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.260-Rp13.309/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah juga tercatat turun dari penutupan kemarin. Sore ini rupiah berada pada level Rp13.286/USD atau melemah dibanding posisi sebelumnya Rp13.277/USD dengan kisaran harian Rp13.272-Rp13.297/USD.
Posisi rupiah menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di zona merah pada level Rp13.282/USD. Mata uang garuda terlihat tertekan dari posisi sebelumnya Rp13.286/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah di perdagangan sore ini tergelincir ke level Rp13.295/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari sebelumnya.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (15/6/2017) USD pada perdagangan sore lebih tinggi, dengan harapan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) atau Bank Sentral Amerika Serikat (AS) dapat dijaga dengan kebijakan lanjutan. Seperti diketahui The Fed baru saja menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25% menjadi 1-1,25%.
Tercatat indeks USD yang mengukut kekuatan mata uang Negeri Paman Sam secara luas meningkat 0,2% di level 97.145. Sementara Yen Jepang, USD juga naik tipis 0,1% menjadi 109.57 atau berada di atas level terendah dalam delapan pekan sebelumnya di posisi 108.81.
"Ekspektasi pasar mungkin lebih dovish, Fed tidak mengkonfirmasi. Namun memelihara tingkat outlook sangat stabil, didukung dan tidak bereaksi terhadap data yang melemah akhir-akhir ini. Harapan Fed jangka panjang tetap didukung dan menjadi alasan utama mengapa USD tetap didukung untuk saat ini," ucap Strategi Mata Uang Credit Agricole Manuel Oliveri di London.
Di sisi lain Bank of Japan secara luas diharapkan tidak mengubah kebijakan moneter dan menyakinkan pasar terkait program stimulus besar-besaran. Inflasi Jepang masih rendah walaupun penguatan ekonomi terjadi. Sementara euro terlihat lebih rendah 0,3% pada level 1.1191 ketika melawan USD, atau turun satu sen dari posisi puncak.
Namun dolar Australia (AUD) bangkit menanjak naik 0,2% menjadi 0.7599 terhadap USD, untuk bergerak kembali menuju posisi terbaik dalam dua setangah bulan sebelumnya 0.7636. Catatan negatif justru menimpa dolar Selandia Baru yang tergelincir 0,7% ke level 0.7222 saat melawan USD.
(akr)
Sumber: sindonews.comDemikianlah Artikel Rupiah Berakhir Tergelincir di Tengah Pulihnya USD
Anda sekarang membaca artikel Rupiah Berakhir Tergelincir di Tengah Pulihnya USD dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/rupiah-berakhir-tergelincir-di-tengah.html
Post a Comment