Header Ads

Sebelum ke Pulau Jawa, Laksamana Cheng Ho Ambil Perbekalan di Pulau Natuna

Sebelum ke Pulau Jawa, Laksamana Cheng Ho Ambil Perbekalan di Pulau Natuna - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Sebelum ke Pulau Jawa, Laksamana Cheng Ho Ambil Perbekalan di Pulau Natuna, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Sebelum ke Pulau Jawa, Laksamana Cheng Ho Ambil Perbekalan di Pulau Natuna
link : Sebelum ke Pulau Jawa, Laksamana Cheng Ho Ambil Perbekalan di Pulau Natuna

Baca juga


Sebelum ke Pulau Jawa, Laksamana Cheng Ho Ambil Perbekalan di Pulau Natuna

Diah Ayu Nugrahaini, ahli arkeologi yang merupakan di Museum Sri Serindit mengatakan, penemuan benda-benda antik selama ini di dasar laut Ranai dan sekitarnya menunjukkan Natuna menjadi bagian penting dalam jalur pelayaran dunia.

Jalur pelayaran Barat Timur lewat Selat Melaka dan melalui Laut Cina Selatan dikenal sebagai Jalur Sutera. Kapal-kapal asal Tiongkok yang akan menuju bumi bagian barat seperti India, jazirah Arab dan Eropa, maupun sebaliknya akan singgah di Natuna untuk mengambil air dari sejumlah mata air di lereng Gunung Ranai.

Selain itu, Kepulauan Natuna menjadi tempat persinggahan kapal saat menghadapi badai. Ketua Museum Sri Serindit, Zaharudin, meyakini peradaban Cina sudah masuk ke Kepulauan Natuna sejak abad ketiga. Meski demikian, catatan sejarah tertua berasal dari keramik milik Dinasti Tang yang dibuat pada abad ketujuh atau sekitar tahun 600-an masehi.

Selain Dinasti Tang, orang-orang dari daratan Cina singgah dan membangun komunitas antara lain pada masa Dinasti Song, Yuan, dan Ming. Khusus pada masa Dinasti Ming, jejak peradaban Cina ditinggalkan oleh Laksamana Cheng Ho dan pasukannya.

Rombongan ekspedisi Cheng Ho singgah di Pulau Natuna pada abad ke 15.  Cheng Ho turun dari kapal dan menginjakkan kaki di Ranai untuk mendapatkan perbekalan seperti air dan makanan sebelum melanjutkan pelayaran ke Pulau Jawa.

"Meski keberadaannya di Natuna tidak lama, namun menurut informasi Laksamana Cheng Ho sempat menelusuri Gunung Ranai," kata Zaharudin. 

Menurut Zaharudin, terdapat beberapa alasan kenapa Cheng Ho hanya mampir sebentar di Natuna, di antaranya adalah pada abad ke 15 itu di Natuna sudah masuk ajaran Islam dari Samudra Pasai. Selain itu, pada abad ke 15 tersebut Laut Cina Selatan sudah tidak aman dari bajak laut yang dikenal ganas dan kanibal. Berbeda dengan kondisi sebelumnya di abad ke 14.

Jejak persinggahan Cheng Ho di Natuna yang tersisa berupa keramik yang ditemukan masyarakat pada 2006 di Desa Sungai Ulu dan Desa Tanjung pada 2008.

Tim Pusat Penelitian Badan Arkeologi Nasional yang turun ke Natuna sejak 2011 memastikan bahwa keramik yang ditemukan warga adalah peninggalan Laksamana Cheng Ho.

Menurut Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, kata Zaharudin, keramik peninggalan Cheng Ho yang ditemukan di Natuna adalah barang koleksi rombongan sang laksamana. Bukan barang dagangan. Kesimpulan itu didasarkan pada pola penemuan barang. (nji/iil/JPG)

Sumber: jawapos.com


Demikianlah Artikel Sebelum ke Pulau Jawa, Laksamana Cheng Ho Ambil Perbekalan di Pulau Natuna

Sekianlah artikel Sebelum ke Pulau Jawa, Laksamana Cheng Ho Ambil Perbekalan di Pulau Natuna kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Sebelum ke Pulau Jawa, Laksamana Cheng Ho Ambil Perbekalan di Pulau Natuna dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/sebelum-ke-pulau-jawa-laksamana-cheng.html
Powered by Blogger.