Tak Bisa Mengelak!.......Asal Cabut Subsidi Listrik 900 Va, Kementerian ESDM Diserbu 27.000 Pengaduan
Judul : Tak Bisa Mengelak!.......Asal Cabut Subsidi Listrik 900 Va, Kementerian ESDM Diserbu 27.000 Pengaduan
link : Tak Bisa Mengelak!.......Asal Cabut Subsidi Listrik 900 Va, Kementerian ESDM Diserbu 27.000 Pengaduan
Tak Bisa Mengelak!.......Asal Cabut Subsidi Listrik 900 Va, Kementerian ESDM Diserbu 27.000 Pengaduan

![]() |
| ilustrasi |
Pemerintah lewat Kementerian ESDM mulai menerapkan Penyesuaian subsidi tepat sasaran terhadap 23,1 juta pelanggan pengguna daya 900 volt ampere (va). Dari 23,1 juta, ada 19 juta rumah tangga ternyata mampu dan 4,1 juta pelanggan tidak mampu.
Dengan kata lain, subsidi 2017 untuk pelanggan 900 va sebanyak 19 juta tidak lagi menerima subsidi listrik. Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, setelah dilakukan pencabutan subsidi ada 27.000 pengaduan di data center. Aduannya terkait pelanggan yang merasa masih layak mendapat subsidi.
"Mereka mengadu dan setelah diverifikasi ternyata berhak mendapat subsidi dan ternyata betul," ujarnya, di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (21/6/2017).
Selain pengaduan itu, Jonan mengatakan, ada juga pelanggan listrik 900 va yang mengadu bahwa sebenarnya tidak layak menerima subsidi selama ini. Hal ini masuk juga dalam data center yang ada di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dan Perusahaan Listrik (PLN).
"Ada 78 pelanggan secara sukarela menyampaikan bahwa saya tidak perlu disubsidi. Hebat juga ya. Tapi enggak ada yang wartawan. Ada juga 74 pelanggan yang minta disubsidi ternyata setelah diverifikasi dan kami mengira bahwa ini tidak perlu disubsidi," ujarnya.
sumber: okezone
Sumber: suaranews.coDemikianlah Artikel Tak Bisa Mengelak!.......Asal Cabut Subsidi Listrik 900 Va, Kementerian ESDM Diserbu 27.000 Pengaduan
Anda sekarang membaca artikel Tak Bisa Mengelak!.......Asal Cabut Subsidi Listrik 900 Va, Kementerian ESDM Diserbu 27.000 Pengaduan dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/tak-bisa-mengelakasal-cabut-subsidi.html

Post a Comment