Header Ads

Tito: Teroris Cari Densus Susah, Jadi Mereka Buru Polantas

Tito: Teroris Cari Densus Susah, Jadi Mereka Buru Polantas - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Tito: Teroris Cari Densus Susah, Jadi Mereka Buru Polantas, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Tito: Teroris Cari Densus Susah, Jadi Mereka Buru Polantas
link : Tito: Teroris Cari Densus Susah, Jadi Mereka Buru Polantas

Baca juga


Tito: Teroris Cari Densus Susah, Jadi Mereka Buru Polantas

Ilustrasi/Penangkapan terduga teroris oleh tim Detasemen Khusus 88 Antiteror (Reza Putra )

VIVA.co.id – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui bila saat ini Kepolisian memang menjadi target kelompok teroris untuk melakukan aksi.



Namun, dari beberapa korban Kepolisian baik itu dengan senjata tajam atau pun aksi ledakan bom, mayoritas memang menyasar personel yang bukan anggota tim Detasemen Khusus 88 Antiteror yang selama ini paling dibenci kelompok teror.



"Nyari Densus susah, karena mobile, yang gampang ya anggota di lapangan. Seperti di Tuban, anggota lalu lintas," kata Tito di lapangan silang Monas, Senin, 19 Juni 2017.



Menurut Tito, para kelompok teror ini sengaja mengincar polisi selain dilandasi motif balas dendam atas penangkapan kelompok mereka baik hidup atau mati. Hal itu juga didasari oleh ideologi Takfiri yang mereka pahami. "Ini takfiri yaitu apapun yang bukan berasal dari Tuhan dianggap haram. Kalau manusia bukan kelompok mereka termasuk muslim (selain kelompoknya) juga boleh dibunuh (kafir)," kata Tito.



Ideologi Takfiri dalam kelompok teror, lanjut Tito, dibagi dalam dua kategori pengelompokan kafir, yakni Kafir Harbi dan Dzimmi. Untuk definisi Harbi, yakni dicirikan dengan kelompok kafir yang agresif menyerang para pemegang ideologi Takfiri.



"Harbi itu perang dalam bahasa Arab, jadi wajib diperangi duluan," kata Tito.



Sementara untuk Kafir Dzimmi, adalah kebalikan dari Harbi. Mereka juga dianggap bukan kelompoknya namun tidak agresif menyerang mereka. "Mereka yang dianggap kafir Dzimmi, suatu saat kalau mereka sudah menguasai negara maka kafir dzimmi harus membayar pajak kepada mereka itu konsepnya," ujar Tito. (mus)












BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Load More...
Sumber: viva.co.id


Demikianlah Artikel Tito: Teroris Cari Densus Susah, Jadi Mereka Buru Polantas

Sekianlah artikel Tito: Teroris Cari Densus Susah, Jadi Mereka Buru Polantas kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Tito: Teroris Cari Densus Susah, Jadi Mereka Buru Polantas dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/tito-teroris-cari-densus-susah-jadi.html
Powered by Blogger.