Usai Konsumsi Daging, 9 Warga Positif Terkena Antraks
Judul : Usai Konsumsi Daging, 9 Warga Positif Terkena Antraks
link : Usai Konsumsi Daging, 9 Warga Positif Terkena Antraks
Usai Konsumsi Daging, 9 Warga Positif Terkena Antraks
JawaPos.com - Sembilan warga di Desa Batulayar, Kecamatan Bongomeme dan Desa Bakti Kecamatan Pulubala, dinyatakan positif antraks atau penyakit sapi gila. Mereka diduga terinveksi antraks setelah mengkonsumsi daging sapi yang disembeli warga sekira dua pekan lalu.
Sapi tersebut dalam keadaan sakit dan dipotong paksa sebelum mati. Sebelumnya, pada April 2016 lalu, antraks meresahkan masyarakat Gorontalo. Puluhan ternak sapi dan sejumlah warga terinveksi antraks. Penyebaran antraks saat itu tak hanya di wilayah Kabupaten Gorontalo, namun menyebar hingga Kabupaten Bone Bolango.
Informasi yang dihimpun Gorontalo Post (Jawa Pos Group), Senin (12/6) wabah antraks yang ditemukan di Kabupaten Gorontalo itu diketahui setelah sembilan warga masing-masing, Amrin Hamjati, Rabiah Latif, Maryam Latif, Wani Ontalu, Ira, Cani, Armin Mantali, Piini, dan Ateni mengalami kelainan dalam kulit dan badan mereka. Anggota tubuh mereka seperti tangan mengalami pembengkakan dan terdapat sejumlah luka, yang semakin hari makin menjalar.
Amrin Hamjati (56), warga Desa Bakti yang terindikasi mengidap penyakit antraks ini merupakan salah satu yang kondisinya paling parah. Gejala kelainan pada tubuhnya ia rasakan setelah keesokan hari usai mengkonsumsi daging sapi yang mereka sembelih.
“Setelah mengkonsumsi daging, keesokan harinya tangan saya langsung bengkak dan luka bangka deng luka,”kata Amrin sambil memperlihatkan tanganya yang bengkak dan luka saat ditemui Gorontalo Post. Karena makin hari makin bengkak, ia kemudian memeriksakan ke Puskesmas. “Mereka (Puskesmas) bilang saya positif antraks,”ujarnya.
Kepala Desa Bakti, Kamarudin Mobilihu membenarkan warganya yang terinfeksi antraks. “Saat ini yang terdata sudah 9 warga dan sebagiannya merupakan warga dari Desa Batulayar yang terindikasi telah terserang antraks,”kata Kamarudin. Ia mengatakan, para warga itu mengkonsumsi daging sapi dari ternak sapi yang sedang sakit. “Sapi itu sakit, dan mereka potong (sembeli,red),”ujarnya. (tr-55/sad/JPG)
Sumber: jawapos.comDemikianlah Artikel Usai Konsumsi Daging, 9 Warga Positif Terkena Antraks
Anda sekarang membaca artikel Usai Konsumsi Daging, 9 Warga Positif Terkena Antraks dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/usai-konsumsi-daging-9-warga-positif.html
Post a Comment