Header Ads

Waktu Singgah di Rest Area Dibatasi

Waktu Singgah di Rest Area Dibatasi - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Waktu Singgah di Rest Area Dibatasi, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Waktu Singgah di Rest Area Dibatasi
link : Waktu Singgah di Rest Area Dibatasi

Baca juga


Waktu Singgah di Rest Area Dibatasi


SEMARANG – Stasiun Poncol Semarang hingga lima hari setelah lebaran mulai dipadati calon penumpang yang hendak balik ke tempat kerja atau tempat tinggalnya setelah berlebaran di kampung halaman.


Berdasar data yang diperoleh hingga H+5 kemarin, penumpang yang naik dari stasiun tersebut berjumlah 6.441 orang. Adapun jumlah yang turun tercatat lebih banyak hingga 7.398 penumpang. Total keseluruhan penumpang yang berangkat dari Stasiun Poncol dari H-10 hingga H+5 berjumlah 99.017. Sementara, untuk total penumpang yang turun di rentang waktu yang sama berjumlah 101.715. Manajer Humas PT KAI Daop IV Semarang, Edy Koeswoyo mengatakan, kelonjakan pemudik saat arus balik cenderung berbeda jika dibandingkan dengan arus mudik. Menurutnya, masyarakat lebih rela terlambat kembali ke tempat asal daripada terlambat pulang saat Hari Raya Idul Fitri. ”Kalau arus mudik, masyarakat lebih mengutamakan pulang ke kampung saat atau sebelum hari raya. Sedangkan kalau arus balik, pemudik yang tidak mendapatkan tiket di hari tertentu, lebih menunggu mendapatkannya di hari berikutnya,” ujarnya.


Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi saat melakukan tinjauan arus balik di Semarang menegaskan, pihaknya akan membatasi waktu singgah para pemudik berada di rest area.


Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan yang muncul di suatu jalur. Bahkan, Menhub juga berencana meminta kepada Jasa Marga untuk menutup rest area jika memang diperlukan. ”Untuk jalur darat kami akan akan berkoordinasi dengan Korlantas (Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesiared),” kata Budi.


Sementara itu, gelombang arus balik lebaran melalui Pelabuhan Tanjung Emas, hingga kemarin, belum mengalami peningkatan yang signifikan. Lonjakan arus balik lebaran dari pelabuhan diperkirakan baru akan terjadi mulai akhir pekan ini. General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Cabang Tanjung Emas, Agus Hermawan mengungkapkan, dari sekitar 38 ribu penumpang yang turun di Tanjung Emas pada arus mudik, hingga kemarin baru ada sekitar 2.300 penumpang yang sudah melakukan penjalanan arus balik dari pelabuhan.


Empat Kapal


Dengan rincian, 1.800-an penumpang mengikuti program arus balik gratis sepeda motor dari Tanjung Emas ke Tanjung Priok Jakarta dengan menumpang KM Dobonsolo, kemarin sore sekitar pukul 16.00. Sedangkan 500-an penumpang lainnya, melakukan perjalanan arus balik ke Sampit, Kumai, Kalimantan dengan menggunakan KM Kelimutu dan Dharma Kencana. Ada juga 100- an yang ikut arus balik gratis KM Muatiara Sentosa III ke Tanjung Priok, Kamis (29/6) lalu.


Diakui Agus, gelombang arus balik hingga memasiki H+5 lebaran kemarin memang belum begitu padat. ”Lonjakan arus balik atau puncak arus balik dari pelabuhan akan terjadi mulai akhir pekan ini. Dimulai Sabtu (hari ini-red), bakal ada lonjakan hingga lebih dari 4.000 penumpang arus balik dengan menggunakan 4 kapal, antara lain ke Sampit, Kumai dan Pontianak. Kemudian Minggu sampai Rabu 5 Juli atau H+10,” kata Agus.


Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas, Gajah Rooseno menyebutkan, program arus balik gratis bagi pemudik sepeda motor dari Tanjung Emas ke Tanjung Priok Jakarta dengan KM Dobonsolo pada kemarin sore, merupakan yang kedua kalinya untuk arus balik lebaran tahun ini. Arus balik gratis gelombang pertama telah diberangkatkan Kamis lalu dengan KM. Mutiara Sentosa III. ”Selanjutnya, masih ada tiga perjalanan kapal arus balik gratis ke Tanjung Priok Jakarta menggunakan KM. Dobonsolo. Yakni pada 2, 4, dan 6 Juli mendatang. Pemudik sepeda motor yang ingin ke Jakarta bisa memanfaatkannya,” jelasnya.


Puncak arus balik Lebaran diperkirakan jatuh pada malam nanti (Jumat, 30/6) dan Sabtu (1/7). Hal itu seperti dikatakan, Kanit Lantas Polsek Genuk, AKP Irianto Budi Cahyono saat ditemui di Pos Genuk, Jalan Kaligawe, Semarang, Jumat (30/6).


Dia mengatakan, meski puncak arus balik Lebaran diperkirakan terjadi pada malam nanti, pihaknya mengaku sejauh ini arus dari arah Surabaya yang masuk ke Semarang melalui jalur pantura masih landai. ”Kami sudah berkoordinasi dengan petugas lain, khususnya di dua pos tersebut untuk mengatur arus lalu lintas. Kami juga akan memberhentikan truk besar yang melintas. Berdasarkan surat edaran Menteri Darat dan Laut yang menyatakan, diundur sampai 3 Juli mendatang,” ujarnya.


Salah seorang kondektur bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) jurusan Semarang – Lasem dan sebaliknya, Yunus (52) mengatakan, pada Jumat (30/6) keadaan penumpang sepi. ”Suasana sepi, mending pada hari biasa cukup ramai karena banyak orang bekerja, berdagang,” ujarnya.


Dari pantauan cctv ATCS Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Semarang, sejak pagi hingga sore, di titik Kalibanteng, Krapyak, Kaligarang, maupun Srondol, arus lalu lintas didominasi kendaraan pribadi dan sepeda motor ber plat G, B, T, A, dan E. (H84, ftp,K23,arw- 63)


Comments

comments

Sumber: suaramerdeka.com


Demikianlah Artikel Waktu Singgah di Rest Area Dibatasi

Sekianlah artikel Waktu Singgah di Rest Area Dibatasi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Waktu Singgah di Rest Area Dibatasi dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/waktu-singgah-di-rest-area-dibatasi.html
Powered by Blogger.