Header Ads

Warga apresiasi pengunduran diri gubernur Bengkulu

Warga apresiasi pengunduran diri gubernur Bengkulu - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Warga apresiasi pengunduran diri gubernur Bengkulu, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Warga apresiasi pengunduran diri gubernur Bengkulu
link : Warga apresiasi pengunduran diri gubernur Bengkulu

Baca juga


Warga apresiasi pengunduran diri gubernur Bengkulu

Bengkulu (ANTARA News) - Sejumlah warga Bengkulu mengapresiasi sikap dan pernyataan Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti yang mengundurkan diri dari jabatannya, setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus penerimaan suap proyek pembangunan di daerah Bengkulu.
"Ini sikap ksatria dan patut diapresiasi tapi tidak mempengaruhi proses hukum," kata Koordinator Pusat Kajian Antikorupsi (Puskaki), Melyansori di Bengkulu, Rabu.


Pengunduran diri Ridwan Mukti dari jabatan gubernur sekaligus ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu disampaikannya saat diwawancarai jurnalis salah satu media televisi nasional pada Rabu pagi di Jakarta.

Ridwan Mukti dan istrinya Lily Mardiati Maddari serta dua orang pihak swasta ditangkap KPK pada Selasa (20/6).

Setelah 1x24 jam, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka yaitu Gubernur Bengkulu 2016-2021 Ridwan Mukti (RM), Lily Martiani Maddari (LMM) berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga atau istri Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, dan Rico Dian Sari (RDS) berprofesi sebagai pengusaha.

Sedangkan diduga sebagai pemberi adalah Direktur PT Statika Mitra Sarana (SMS) Jhoni Wijaya (JHW).


Koordinator Saya Perempuan Anti-Korupsi (SPAK) Bengkulu, Irna Riza Yuliastuti mengatakan kasus yang melibatkan orang nomor satu di Bengkulu itu menjadi pembelajaran penting untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini.
"Kita sangat terkejut dengan kejadian ini. Kepala daerah yang seharusnya mensejahterakan masyarakat justru korupsi," kata dia.


Menurut Irna, kasus ini juga pelajaran penting bagi masyarakat Bengkulu untuk lebih cerdas dalam berdemokrasi sehingga terpilih pemimpin yang berkomitmen membangun Bengkulu.

Termasuk partai politik menurut dia harus berbenah untuk menciptakan kader yang bersih dan amanah.

Ridwan Mukti dan pasangannya, Rohidin Mersyah terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu periode 2016-2021 melalui pilkada 9 Desember 2015.

Setelah meraih suara terbanyak 517.190 suara atau 57,37 persen dari suara sah sebanyak 901.529 suara, keduanya dilantik oleh Mendagri pada pertengahan Februari 2016.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017



Sumber: antaranews.com


Demikianlah Artikel Warga apresiasi pengunduran diri gubernur Bengkulu

Sekianlah artikel Warga apresiasi pengunduran diri gubernur Bengkulu kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Warga apresiasi pengunduran diri gubernur Bengkulu dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/warga-apresiasi-pengunduran-diri.html
Powered by Blogger.